Keuangan

Melesat 455 Persen di Kuartal III-2025, Laba Bersih DADA Jadi Segini

Poin Penting

  • Laba bersih DADA melonjak 455% YoY menjadi Rp883 juta pada Kuartal III-2025, dari Rp171 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
  • Kinerja Kuartal III-2025 menjadi titik balik pemulihan, setelah tekanan pada Kuartal I-2025 dan sepanjang tahun 2024, ditopang efisiensi operasional dan perbaikan proyek.
  • Manajemen optimistis menjaga momentum hingga akhir 2025, dengan laba per saham naik menjadi Rp0,119 dan fondasi pertumbuhan jangka panjang semakin kuat.

Jakarta – PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) mencetak laba bersih Rp883 juta pada kuartal III-2025. Angka ini naik 455% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, yakni Rp171 juta.

Lonjakan ini menjadi sinyal pemulihan setelah perusahaan mengalami tekanan pada Kuartal I 2025 dan sepanjang 2024.

Direktur PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Bayu Setiawan mengatakan, pencapaian impresif tersebut turut mendorong kenaikan laba bersih per saham menjadi Rp 0,119.

Baca juga: Penuhi Janji IPO, Bundamedik Bagi Dividen 30 Persen dari Laba Bersih

Hasil ini, sebut dia, mencerminkan efektivitas strategi pengelolaan operasional serta perbaikan kinerja proyek yang tengah berjalan. 

Kenaikan tajam laba pada kuartal ini juga menjadi titik balik setelah sebelumnya perusahaan mencatat pelemahan kinerja pada awal tahun.

“Kenaikan laba pada Kuartal III 2025 menegaskan kemampuan Perseroan untuk kembali tumbuh setelah periode tantangan pada 2024 dan awal 2025. Kami akan terus menjaga momentum ini untuk memperkuat kinerja hingga akhir tahun,” jelasnya, Kamis, 27 November 2025.

Baca juga: RATU Pede Bisa Kantongi Laba USD14 Juta di Akhir 2025

Ia menambahkan, kinerja Kuartal III-2025 menjadi titik balik penting, setelah sebelumnya Perseroan mencatat penurunan pada Kuartal I 2025 serta pada tahun buku 2024. 

Adapun, laba bersih Kuartal I-2025 tercatat Rp204 juta, turun dari Rp246 juta pada periode serupa tahun sebelumnya.

“Lonjakan laba di kuartal ini menjadi indikator kuat atas pemulihan aktivitas operasional, efisiensi biaya, serta peningkatan pendapatan dari proyek-proyek yang berjalan,” jelasnya.

Dengan pencapaian kuat pada Kuartal III, tambahnya, Perseroan optimistis terhadap prospek kinerja hingga akhir tahun 2025, sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

45 mins ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

3 hours ago

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

3 hours ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

4 hours ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

4 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

4 hours ago