Sharia Insight

Melesat 100%, Laba Mandiri Syariah Capai Rp243 Miliar

Jakarta-PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) mencatatkan kinerja cemerlang dengan mencatatkan laba bersih hingga kuartal I-2019 sebesar Rp243 miliar atau tercatat mampu tumbuh melesat 100% year on year (yoy).

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari pada acara peluncuran Jadiberkah.id. Toni menyebut, peningkatan laba ini ditopang oleh membaiknya pendapatan berbasis fee (Fee Based Income/FBI) dimana FBI Perseroan bersumber dari jasa transaksi dan lainnya.

“Laba sampai dengan Maret 2019 kita tumbuh 100% yoy dibandingkan maret tahun lalu. Saat ini mencapai Rp243 miliar dimana tahun lalu Rp121 miliar,” jelas Toni di Wisma Mandiri Jakarta, Rabu 8 Mei 2019.

Toni menambahkan, FBI mampu tumbuh 27% sedangkan pendapatan bunga juga mampu tumbuh sebesar 15% pada akhir Maret 2019. “Fee base kita dari transaksi kita kembangkan di mobile dan e-channel,” tambah Toni.

Dirinya mengaku sangat optimis terhadap perkembangan bisnis pada tahun 2019. Bahkan pihaknya optimis dapat membukukan Laba hingga Rp1,2 Triliun hingga akhir tahun ini.

“Gini tahun lalu saja sepanjang tahun Rp600 miliar dan tahun ini kuartal pertama udah growth seperti ini ya akhir tahun doakan Rp 1 triliun sampai Rp1,2 triliun,” tukas Toni. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

3 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

8 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

8 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

8 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

9 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

9 hours ago