Ilustrasi: Salah satu pegawai tengah pamerkan batangan emas Antam. (Foto: istimewa)
Jakarta – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (ANTM) atau Antam pada Selasa, 2 September 2025, mengalami penurunan dibanding perdagangan kemarin. Meski turun, harga emas Antam kini sudah menyentuh level Rp2 jutaan per gram.
Melansir data dari laman Logam Mulia pukul 08.06 WIB, harga emas batangan Antam 24 karat dengan pecahan satu gram turun Rp2.000 dari level Rp2.011.000 menjadi Rp2.009.000.
Sementara, harga buyback emas Antam hari ini juga turun Rp2.000 menjadi Rp1.856.000 per gram. Jika dikalkulasikan antara harga beli dan buyback emas Antam, selisihnya Rp153.000.
Baca juga: BSI Siapkan 50 ATM Emas, Ditargetkan Meluncur Akhir 2025
Lalu, untuk harga emas Antam dengan pecahan terkecil 0,5 gram, hari ini dijual di level Rp1.054.500.
Selanjutnya, untuk ukuran 2 dan 3 gram emas Antam masing-masing dibanderol Rp3.958.000 dan Rp5.912.000.
Kemudian, harga emas Antam dengan ukuran 5 gram diperdagangkan di level Rp9.820.000.
Selain emas Antam, laman Logam Mulia juga menyediakan untuk pembelian perak. Sebaliknya, harga perak hari ini stagnan di level Rp21.850 per gram.
Sementara, sesuai dengan PMK No. 34/PMK 10/2017, pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9 persen.
Artinya, jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, sebesar 0,45 persen, harus menyertakan nomor NPWP untuk transaksinya.
Baca juga: Ini Dia 5 Tips Menabung Emas Buat Pemula dengan Gaji UMR
Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Selasa (2/9/2025) dan belum termasuk pajak:
Poin Penting IHSG anjlok 3,05 persen pada penutupan Jumat (13/3/2026) ke level 7.137,21, turun dari… Read More
Poin Penting Danantara Indonesia merayakan satu tahun berdiri melalui refleksi kelembagaan yang dihadiri Presiden Prabowo… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya menilai investigasi perdagangan AS terhadap Indonesia merupakan hal biasa dalam dinamika… Read More
Poin Penting Pengamat menilai ketahanan energi Indonesia cukup kuat menghadapi gejolak geopolitik di Timur Tengah.… Read More
Poin Penting Minat masyarakat terhadap investasi emas meningkat dan turut mendorong pertumbuhan bisnis Unit Usaha… Read More
Poin Penting Purbaya menyatakan pemerintah masih mengkaji kemungkinan pelebaran defisit APBN di atas 3 persen… Read More