Melantai di Bursa, Remala Abadi (DATA) Lepas 275 Juta Saham

Jakarta – PT Remala Abadi Tbk (DATA) pada hari ini (7/5) secara resmi telah melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melepas 275 juta saham baru.

Jumlah saham baru yang ditawarkan emiten penyedia jasa layanan internet ini adalah sebanyak 20 persen dari modal disetor dan ditempatkan perseroan, dengan harga Rp188 per saham.

Baca juga: BEI Terbitkan Aturan Baru Delisting dan Relisting Saham, Ini Isinya!

Direktur Utama DATA, Richard Kartawijaya, mengatakan bahwa pada periode penawaran umum (offering), permintaan akan saham DATA oleh investor sangat tinggi dengan kelebihan permintaan atau oversubscribe sebanyak 35,8 kali.

“Tingginya minat investor terhadap saham DATA menunjukkan bahwa investor merespon positif prospek usaha Perseroan yang saat ini masih sangat baik dengan tren kinerja yang terus mengalami peningkatan,” ucap Richard dalam keterangan resmi di Jakarta, 7 Mei 2024.

Adapun, perolehan dana hasil IPO nantinya akan digunakan oleh Perseroan untuk mengambilalih saham FMI, pembelian aset, dan modal kerja.

Baca juga: Pj Gubernur Banten Blak-blakan Tidak Akan Melepas Saham di Bank BJB

Secara rinci penggunaan dana tersebut akan dipergunakan untuk:

  1. Sebesar Rp19,97 miliar akan digunakan oleh Perseroan untuk mengambilalih saham FMI (Rencana Transaksi) sebanyak 850 lembar saham atau setara dengan 85 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh FMI.
  2. Sebesar Rp26,88 miliar akan digunakan untuk pembelian aset berupa, Dense Wavelength-Division Multiplexing (DWDM) sebesar Rp16,90 miliar, pembelian tiang jaringan fiber optic sebesar Rp6,22 miliar, pembelian kabel fiber optic sebesar Rp2,76 miliar, pembelian dua aset tetap, berupa tanah dan bangunan dan ruko sebesar Rp976,69 juta
  3. Sisanya akan digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja seperti biaya pemasaran dan promosi. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

2 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

8 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

8 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

9 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

10 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

13 hours ago