Melantai di Bursa, KSIX Targetkan Marketing Sales Capai Rp300 Miliar di 2025

Jakarta – PT Kentanix Supra International Tbk (KSIX) sebagai perusahaan yang bergerak di bidang kawasan perumahan atau real estate, baru saja melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, 8 Januari, 2025.

Dalam IPO tersebut KSIX berhasil meraih dana segar sebanyak Rp144,94 miliar yang akan digunakan sebagai modal kerja untuk pembangunan infrastruktur sebanyak 61,55 persen, lalu 28,84 persen akan digunakan sebagai setoran modal kepada SPB, dan sisanya untuk biaya operasional Perseroan.

Berdasarkan hal tersebut, Direktur Utama KSIX, Ferdinand Aryanto, menargetkan marketing sales atau pra penjualan mencapai Rp300 miliar pada 2025, setelah mencapai marketing sales Rp230 miliar pada sepanjang 2024.

“Sekitar Rp230 miliar (Desember 2024). (Pertumbuhan di 2025 targetnya berapa marketing sales dari 2024?) Rp300 miliar di 2025,” ucap Ferdinand kepada media di Jakarta, Rabu, 8 Januari 2025.

Baca juga: Harga Saham RATU, KSIX, dan YOII Kompak Hijau Usai IPO, Ada yang Sentuh ARA

Ferdinand menambahkan bahwa untuk saat ini Perseroan masih akan berfokus pada proyek di sekitar Jabodetabek dalam bentuk rumah hunian ataupun rumah toko (ruko). “Ruko pasti ada, jadi ada hunian, kebanyakan kita landed (rumah tapak) semuanya, ada komersial, ruko-ruko lah,” imbuhnya.

Ia juga menjelaskan, untuk mendukung hal tersebut, KSIX saat ini memiliki land bank sekitar 200 hektar dan rencananya akan ditambah sebanyak 30 hektare hingga tahun 2026.

Adapun dalam aksi korporasi IPO, KSIX telah melepas 320.674.800 saham atau setara dengan 15,00 persen dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan, dengan harga Rp452 per saham. Tidak hanya itu, saham KSIX juga mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed sebanyak 31,41 kali.

“Tingginya minat investor terhadap saham KSIX menunjukkan bahwa investor merespons positif prospek usaha Perseroan yang saat ini masih sangat baik. Tren positif kinerja Perseroan ini tak lepas dari kepercayaan masyarakat terhadap kualitas dan kenyamanan hunian yang dihasilkan oleh Perseroan dan grup,” ujar Ferdinand. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

5 mins ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

52 mins ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

1 hour ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

1 hour ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

1 hour ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

4 hours ago