Melantai di Bursa, Harga Saham Griptha Putra Persada (GRPH) Melempem

Jakarta – Harga saham PT Griptha Putra Persada Tbk (GRPH) cenderung bergerak melemah usai melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dan secara resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini (18/1)

Berdasarkan statistik RTI Business pada pukul 09.05 WIB pergerakan harga saham Griptha Putra Persada terpantau turun 34,95 persen ke level terendahhnya, yaitu Rp67 per saham.

Baca juga: IHSG Dibuka Menguat Tipis ke Level 7.202

Dari harga awal yang ditawarkan sebesar Rp103 per saham, harga saham Griptha Putra Persada pada rentang waktu tersebut bergerak di antara level Rp67 per saham hingga Rp80 per saham.

Di sisi lain, total frekuensi perdagangan saham GRPH mencapai tiga ribu kali dan volume perdagangan tercatat 51,40 juta saham, serta nilai transaksi harian sebanyak Rp3,59 miliar.

Adapun dalam IPO tersebut, GRPH telah melepas maksimal 20 persen sahamnya ke publik atau sebanyak 200 juta saham baru dengan harga Rp103 per lembar saham, sehingga GRPH berhasil memperoleh dana segar sebesar Rp20,6 miliar.

Baca juga: Pengumuman! OJK Terbitkan Aturan Baru Terkait Pasar Modal, Berikut Rinciannya

Di mana, dana yang diperoleh tersebut seluruhnya akan digunakan untuk pengembangan usaha dan ekspansi bisnis GRPH ke depan. Sebesar 48,76 persen akan digunakan untuk peningkatan sarana hotel.

Lalu, sekitar 4,13 persen akan digunakan untuk pembuatan empat gerai beserta pembelian peralatan dan perabotan gerai restoran cepat saji Perseroan dengan nama The Flamexpress, kemudian sekitar 3,36 persen akan digunakan untuk biaya sewa empat lokasi gerai baru dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja untuk mendukung kegiatan usaha Griptha Putra Persada. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

5 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

5 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

6 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

6 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

7 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

8 hours ago