Melantai di Bursa, Begini Pergerakan Harga Saham Bersama Mencapai Puncak (BAIK)

Jakarta – PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) pada hari ini (15/2) secara resmi telah melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Harga sahamnya pun sempat mengalami penguatan hingga Rp346 per saham.

Berdasarkan statistik RTI Business pada pukul 09.01 WIB pergerakan harga saham BAIK terpantau menguat 1,44 persen ke level Rp282 per saham dari harga penawaran awal Rp278 per saham.

Baca juga: Berkat Hal Ini, Harga Saham Bank Himbara Kompak Cetak Rekor Tertinggi

Meski begitu, harga saham BAIK sempat mengalami pelemahan ke level Rp258 per saham sebagai level terendahnya. Sehingga, harga saham BAIK bergerak antara level Rp258- Rp346 per saham.

Di sisi lain, total frekuensi perdagangan saham BAIK mencapai dua ribu kali dan volume perdagangan tercatat 26,38 juta saham, serta nilai transaksi harian sebanyak Rp7,83 miliar.

BAIK sebagai industri makanan, yaitu Ayam Goreng Nelongso dalam IPO tersebut menawarkan sebanyak-banyaknya 225 juta saham baru, dengan menargetkan dana segar yang akan diraih sebanyak Rp62,55 miliar.

Baca juga: 3 Emiten Resmi Melantai di Bursa, Harga Sahamnya Ada yang Melonjak 34,78 Persen

Nilai nominal harga saham dalam IPO tersebut Rp50 per saham, sementara itu harga perdana saham dipatok pada harga Rp278 per saham.

Selain itu, BAIK juga menawarkan waran seri I sebanyak 225 juta waran, dengan harga pelaksanaan waran seri I senilai Rp400 per saham. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

1 hour ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

7 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

7 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

7 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

18 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

18 hours ago