Suwignyo; Siap biayai Perikanan dan Kelautan. (Foto: istimewa).
Malang–PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendukung penuh upaya pengembangan sektor kelautan dan perikanan dengan berpartisipasi dalam program JARING (Jangkau, Sinergi, dan Guideline) yang bertujuan meningkatkan pembiayaan di sektor kelautan dan perikanan serta mendorong perluasan akses masyarakat terhadap sektor jasa keuangan. Untuk itu, BCA telah menyiapkan dana pembiayaan sebesar Rp2,36 triliun untuk digelontorkan ke pembiayaan sektor kelautan dan perikanan.
Direktur BCA, Suwignyo Budiman mengatakan, keterlibatan BCA dalam program ini, khususnya dalam hal pembiayaan sektor kelautan dan perikanan antara lain dengan menyediakan dana pembiayaan dengan plafon sekitar Rp2,36 Triliun dan outstanding Rp1,74 triliun periode bulan Juni 2015. BCA berharap sektor kelautan dan perikananan dapat tumbuh dan berkembang serta berkontribusi besar bagi perekonomian Indonesia dan tentunya meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia.
“Suatu kehormatan bagi BCA untuk dapat berperan serta dalam menyediakan pembiayaan bagi sektor kelautan dan perikanan. Kami menyadari, sektor kelautan dan perikanan adalah salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia ke depan, mengingat bangsa ini sebagian besar wilayahnya terdiri atas perairan dan kelautan. Keterlibatan BCA ini juga merupakan bakti kami bagi perekonomian bangsa dan kesejahteraan masyarakat,” imbuh dia.
Suwignyo menjelaskan, BCA berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikananan di Indonesia melalui berbagai mekanisme penyaluran pembiayaan. Sampai saat ini, penyaluran pembiayaan BCA dalam sektor kelautan dan perikananan dari hulu ke hilir yang mencakup Penangkapan, Budidaya, Pengolahan dan Produksi serta Pemasaran telah tersebar secara merata di berbagai provinsi di Indonesia: Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara serta Maluku.
BCA memutuskan untuk bergabung dalam program JARING yang terselenggara berkat kerja sama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Pelaku Jasa Keuangan (PJK), termasuk BCA di dalamnya. JARING merupakan program inisiatif jangka pendek yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dengan melibatkan Pelaku Jasa Keuangan (PJK) dengan sasaran akselerasi pertumbuhan sektor kelautan dan perikanan melalui pembuatan guideline kepada sektor jasa keuangan dari hulu sampai hilir serta peran serta para pihak yang berkepentingan mendukung pengembangan sektor perikanan dan kelautan.
“Kami terbuka untuk terus memperluas dan mengembangkan kerja sama di sektor kelautan dan perikanan. Masih banyak hal di sektor ini yang tentunya membutuhkan perhatian terutama dalam hal pembiayaan. BCA siap berkontribusi apabila diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam pengembangan sektor ini,” tutup Suwignyo.(*) Apriyani Kurniasih
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More