News Update

Melalui Indonesia Berhaji, BNI Syariah Bidik Dana Tabungan Haji Rp1,5 Triliun

Jakarta – PT BNI Syariah (BNI Syariah) optimis dapat meraih target dana Tabungan Baitullah iB Hasanah atau tabungan haji miliknya sebesar Rp 1,5 Triliun hingga akhir 2018. Hal tersebut seiring dengan gencarnya BNI Syariah melaksanakan program Indonesia Berhaji.

BNI Syariah memang terus mengajak segenap masyarakat khususnya generasi millenial untuk mempersiapkan keberangkatan haji selagi muda, mengingat masa tunggu ibadah haji yang semakin panjang mencapai 30 tahun, melalui campaign “Indonesia Berhaji”. Program Indonesia Berhaji akan dirangkai dalam beberapa program menarik dimana nasabah berpeluang untuk mendapatkan pemenuhan porsi setoran awal haji regular maksimal sebesar Rp 20 juta untuk 5 orang pemenang.

“Dengan adanya program Indonesia Berhaji, kami berharap dapat meningkatkan dana Tabungan Baitullah iB Hasanah sehingga dapat mencapai target yang telah ditetapkan yaitu sebesar Rp 1,5 Triliun hingga Desember 2018,” ucap Direktur Bisnis BNI Syariah Dhias Widhiyati, melalui keterangan resminya di Jakarta 23 September 2018.

Dhias menyebut, peningkatan jumlah jamaah haji dan umrah setiap tahunnya dicerminkan juga dengan jumlah pertumbuhan dana tabungan BNI iB Baitullah Hasanah BNI Syariah dan dana atau giro travel yang bekerjasama dengan BNI Syariah.

Tercatat hingga Juni 2018 dana tabungan BNI iB Baitullah Hasanah BNI Syariah sebesar Rp 1,417 triliun tumbuh sebesar 9,45 persen dibandingkan Desember 2017 (year to date) yaitu sebesar Rp 1,283 triliun. Sedangkan dana atau giro travel per Juni 2018 sebesar Rp 106,337 milyar meningkat sebesar 39.23 persen dibandingkan dengan Desember 2017 (year to date) yaitu sebesar Rp 64,618 milyar.

Untuk meningkatkan layanan kepada jamaah, BNI Syariah bekerjasama dengan dua perusahaan rintisan teknologi berbasis digital meluncurkan aplikasi bernama ITQON (aplikasi khusus bagi pelaku bisnis haji dan umroh) dan MUTHAWIFF (aplikasi yang memudahkan muthawwif untuk dapat berkomunikasi dengan jamaah nya) serta aplikasi UstadzQu untuk memudahkan pencarian ustadz sesuai kompetensi keilmuan dan kebutuhan serta mencari lokasi terdekat dari jamaah. Kerjasama tersebut ditandatangani oleh SEVP Keuangan dan Operasional BNI Syariah, Wahyu Avianto dengan Direktur Utama PT Idekreatif Menusa Teknologi, Setyagus Sucipto dan Direktur PT Sajadah Teknosoft Media, Yoga Rifai Hamzah disaksikan oleh General Manager Divisi Bisnis Digital BNI Syariah, Amirul Wicaksono.(*)

Suheriadi

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

37 mins ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

1 hour ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

1 hour ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

1 hour ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

5 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

8 hours ago