Melaju Positif, Premi Capital Life Tumbuh 52%
Jakarta – PT Capital Life Indonesia (Capital Life) terus menunjukkan kinerja terbaiknya hingga pertengahan tahun ini. Tercatat, hingga Mei 2018 angka pendapatan premi Capital Life dapat tumbuh 52%.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Bisnis Capital Life Robin Winata saat ditemui di World Trade Center (WTC) 2 Jakarta. Dirinya menjelaskan, pertumbuhan tersebut didorong oleh kinerja positif produk-produk miliknya.
“Pendapatan premi baru hingga akhir Mei 2018 tercatat Rp3,1 triliun tumbuhnya baguslah kita 52% (YoY) dibandingkan Mei tahun lalu hanya Rp2 triliun,” jelas Robin di WTC 2 Jakarta, Jumat 8 Juni 2018.
Baca juga: Bank Banten Jalin Kerjasama dengan Capital Life
Dirinya mengaku akan terus meningkatkan angka bisnisnya guna dapat melayani para nasabahnya terutama pada bisnis asuransi unitlink miliknya. Robin menjelaskan, dari total pendapatan preminya, setidaknya sebesar 60% disumbang dari produk unitlink miliknya.
“Porsinya itu tetap paling besar unitlink dengan sumbangsih Rp1,7 triliun dan produk asuransi tradisional Rp1,4 triliun,” jelas Robin.
Robin menambahkan, untuk mendukung bisnis, Capital Life akan melanjutkan pemasaran captive ditambah penambahan mitra kerjasama di saluran pemasaran bancassurance. Selain itu, perusahaan juga akan berinisiatif menambahkan produk reguler unitlink ke dalam produk unggulan.(*)
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More