CSR

Mega Peduli Bagikan 20 Ribu Paket Sembako

Jakarta — PT Bank Mega Tbk menyelenggarakan kegiatan Mega Peduli berupa pembagian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, yang dilaksanakan baik di Kantor Pusat maupun Kantor Bank Mega di seluruh Indonesia. 

Penyerahan bantuan sembako ini dilakukan oleh Direktur Utama Kostaman Thayib didampingi Jajaran Direksi serta para Pimpinan Wilayah Bank Mega di 8 kota yang dapat juga disaksikan melalui video conference. Selain itu, hadir pula perwakilan yayasan dan pengurus mesjid yang akan menerima bantuan sembako secara simbolis.

Saat ini masyarakat Indonesia sedang menghadapi masa pandemi Covid-19 yang mengakibatkan terjadinya krisis di berbagai bidang terutama ekonomi.

“Sebagai wujud kepedulian, Bank Mega mengadakan kegiatan sosial Mega Peduli dengan membantu masyarakat yang membutuhkan berupa bantuan paket sembako sehingga dapat meringankan beban Saudara-Saudara kita yang terpuruk perekonomiannya akibat pandemi covid 19,” jelas Kostaman Thayib di Jakarta, Jumat (7/5/2021).

Kostaman juga menerangkan, bahwa pertumbuhan Bank Mega yang baik dan berkesinambungan dari tahun ke tahun, tentunya tidak lepas dari adanya dukungan masyarakat. Oleh karena itu Bank Mega berkomitmen menyisihkan sebagian keuntungan untuk dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk bantuan sosial, salah satunya melalui kegiatan Mega Peduli berupa pembagian sembako.

Bank Mega secara rutin melaksanakan kegiatan Mega Peduli sejak Tahun 1996, dimana dalam pelaksanaannya Bank Mega melibatkan karyawan secara aktif dengan tujuan menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap sesama. Pada penyelenggaraan tahun ini, Bank Mega memberikan 20 ribu paket bantuan sembako dengan total biaya sebesar Rp2,5 miliar untuk diberikan kepada masyarakat di sekitar jaringan kantor Bank Mega yang berjumlah 379 di seluruh Indonesia. Total bantuan sembako ini naik 56% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Pangsa Kredit UMKM Terus Menyusut, Program Pemerintah Jadi Peluang Tumbuh

Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More

2 hours ago

Sisi Lain Demam AI

Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More

3 hours ago

Industri Melambat, Begini Jurus ACA Jaga Pertumbuhan Premi

Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More

4 hours ago

Moody’s Turunkan Outlook Indonesia, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More

10 hours ago

Bantah Terkait Dugaan Kasus Pidana Pasar Modal, Berikut Klarifikasi Lengkap BUVA

Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More

10 hours ago

Ekonomi RI Tumbuh 5,11 Persen, Celios: Dari Mana Sumber Pertumbuhannya?

Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More

10 hours ago