Ilustrasi produk asuransi. (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT Asuransi Umum Mega Unit Usaha Syariah atau Mega Insurance Unit Syariah telah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan PT Bank Muamalat Infodonesia Tbk (Bank Muamalat) dalam menawarkan produk andalan asuransi syariah.
Produk andalan asuransi syariah tersebut, di antaranya adalah untuk perlindungan aset perusahaan, karyawan, maupun nasabah pembiayaan Bank Muamalat, di mana produk tersebut berupa asuransi kendaraan, asuransi kebakaran, dan produk asuransi syariah lainnya.
Baca juga: Prudential Syariah Tawarkan Asuransi Jiwa Tradisional Sebagai Warisan untuk Keluarga
Chief Sharia Business Officer Mega Insurance, Iim Qoimuddin menyatakan, bahwa perkembangan asuransi syariah di Indonesia sangat positif dan memiliki banyak peminat seiring meningkatnya lifestyle syariah di tengah masyarakat Indonesia.
“Asuransi syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong-menolong antarpeserta asuransi, termasuk di dalamnya karyawan dan nasabah Bank Muamalat. Hal ini yang menjadi dasar kolaborasi antara Mega Insurance Unit Syariah dengan Bank Muamalat,” ucap Iim dalam keterangan resmi di Jakarta, 12 September 2023.
Kemudian, SEVP Retail Banking Bank Muamalat, Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan, bahwa melalui kerja sama ini nasabah Bank Muamalat memiliki pilihan produk asuransi yang lebih variatif, khususnya bagi debitur ataupun calon debitur yang sesuai dengan kebutuhan mereka masing-masing.
“Sebagai bank pertama murni syariah di Indonesia, kami senantiasa menawarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi nasabah. Kami optimistis kolaborasi dengan Mega Insurance Unit Syariah ini dapat berdampak positif bagi perkembangan industri keuangan syariah di Tanah Air,” ujar Dedy dalam kesempatan yang sama.
Baca juga: Supaya Tak Keliru, Ini Dia 4 Tips Memilih Asuransi Properti Bagi Pebisnis
Adapun, pihak-pihak perwakilan yang hadir dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dari Bank Muamalat yaitu Head of Retail Funding & Transaction Agus Amir, dan Head of Wealth Management Business Development Muhammad Yusuf Bayuaji.
Sedangkan, dari Mega Insurance Unit Usaha Syariah, dihadiri oleh Chief Sharia Business Officer Iim Qoimuddin, Sharia Business Development Dept Head Yuwono, dan Sharia Business Dept Head Arief Hendratmoko. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More