Presiden AS Donald Trump menghadiri parade pengukuhan di Capital One Arena pada hari pelantikan masa jabatan presiden keduanya, di Washington, AS 20 Januari 2025. (foto: REUTERS)
Jakarta – Perusahaan induk media sosial milik presiden Donald Trump, Truth Social, dilaporkan menderita kerugian sebesar USD400,9 juta atau setara Rp6,41 triliun di 2024. Pendapatan tahunan tersebut turun sebesar 12 persen menjadi USD3,6 juta atau setara Rp58,3 miliar.
Dinukil CNBC, Trump Media & Technology Group menyebutkan bahwa penurunan pendapatan tersebut disebabkan oleh perjanjian bagi hasil dengan mitra periklanan.
Diketahui, setelah Trump memenangkan pemilihan presiden AS pada November 2024, harga saham Trump Media sempat meroket hingga dua kali lipat dibanding 2024.
Baca juga : Donald Trump Ungkap Rencana Relokasi Gaza, Kini Sasar Mesir dan Yordania
Namun, setelah perusahaan mengumumkan laporan kinerja keuangannya, saham Trump Media anjlok 11 persen. Saat ini, kapitalisasi pasar perusahaan mencapai USD 6,59 miliar atau sekitar Rp 106,7 triliun.
Adapun manajemen Trump Media menyalahkan mantan Presiden AS Joe Biden atas kerugian besar yang diderita perusahaan. Mereka menyebut bahwa perusahaan harus mengeluarkan biaya besar untuk pengacara guna menghadapi otoritas bursa di bawah pemerintahan Biden.
Baca juga : Donald Trump Rombak Inpres era Biden, Tegaskan Ambisi AS jadi Pusat AI dan Kripto
Sementara itu, Trump Media juga tidak melaporkan jumlah pengguna atau rata-rata pendapatan per pengguna dalam laporan kinerjanya. Perusahaan beralasan bahwa publikasi angka tersebut dapat menggeser fokus utama mereka dalam mengembangkan dan menumbuhkan bisnis.
Donald Trump sendiri merupakan pemilik mayoritas saham di Trump Media, dengan kepemilikan sekitar 52 persen hak suara di dewan direksi perusahaan. Melalui akun Truth Social miliknya, Trump mengklaim memiliki 8,9 juta followers. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More