Jakarta–PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) telah menyelesaikan transaksi akuisisi 50% saham PT Newmont Nusa Tenggara yang dimiliki PT Amman Mineral Investama. Transaksi ini pertama kali diumumkan pada 30 Juni 2016, dan sudah mendapatkan persetujuan terkait dari pemerintah dan pemegang saham Perseroan.
PT Newmont Nusa Tenggara mengoperasikan tambang tembaga dan emas Batu Hijau yang berskala dunia di Kepulauan Sumbawa, Indonesia, dan memiliki akses terhadap beberapa prospek eksplorasi dan temuan cadangan yang besar di Elang di mana semuanya termasuk di dalam Kontrak Karya yang dimiliki. Pada tahun 2015, produksi dari Batu Hijau mencapai 240 juta lbs tembaga dan 0,3 juta oz emas.
Presiden Direktur MedcoEnergi, Hilmi Panigoro mengatakan, transaksi ini langsung memberikan nilai tambah dan merupakan pencapaian yang sangat penting bagi perseroan dan semua pemangku kepentingan termasuk pemerintah Indonesia.
“Kami bangga dengan komitmen dan prestasi kami dalam pencapaian standar keamanan, lingkungan, tanggungjawab sosial dan sumberdaya manusia yang berkelas dunia. Dengan operasi NNT yang berskala dunia, MedcoEnergi sebagai perusahaan swasta nasional memasuki transformasi dari kelas dunia menjadi berskala dunia,” tukasnya dalam siaran pers di Jakarta, kemarin.
Presiden Komisaris MedcoEnergi, Muhammad Lutfi menekankan, bahwa transaksi ini membuktikan dan memperkuat lebih lanjut visi, misi dan nilai-nilai MedcoEnergi. Perseroan beraspirasi menjadi salah satu kontributor utama pembangunan ekonomi nasional.
MedcoEnergi dan AP Investment bekerja sama sejak tahun lalu untuk melakukan transaksi ini dan mendapat dukungan positif dari tiga bank BUMN terbesar. AP Investment dipimpin oleh Agus Projosasmito, mantan Presiden Direktur Danareksa Securities.
“Rasa terima kasih yang besar saya haturkan kepada Pemerintah RI yang dapat melihat nilai strategis langsung dari transaksi ini dan hari ini adalah pembuktian lanjut dari dukungan mereka kepada MedcoEnergi, untuk menjadi pelopor global dengan perspektif dan keyakinan kami. Langkah berikutnya bagi Perusahaan adalah turut andil dalam memastikan bahwa negara Indonesia yang kaya akan sumber daya dapat memiliki sumber daya dengan kualitas, efisiensi, dan ultilisasi yang baik sebagai daya saingnya. Akses ke sumber daya energi, mineral dan tenaga kerja berkualitas tinggi adalah hak asasi dari setiap warga Indonesia, dan itulah sebabnya MedcoEnergi ada,” kata Arifin Panigoro, Pendiri MedcoEnergi. (*)
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More