MDRT Targetkan 3.000 Anggota Tahun Depan
Jakarta – Million Dollar Round Table (MDRT) mencatatkan jumlah kenaikan jumlah anggota yang tinggi tahun ini. Kenaikan jumlah anggota yang terdiri dari agen dengan perolehan premi diatas Rp 500 juta ini mengalami kenaikan signifikan sebesar 49%.
“Jumlah anggota agen bertambah dari 1.467 anggota pada 2017 menjadi 2.048 anggota pada 2018. Kami menargetkan tahun depan jumlahnya dapat mencapai 3.000 agen” ujar Glen Alexander Winata, MDRT Country Chair Indonesia hari ini, Jumat, 3 Agustus 2018 di Jakarta.
Glen menambahkan, saat ini, jumlah keanggotaan MDRT Indonesia merupakan yang terbesar keempat di asia, setelah Thailand, Vietnam, dan Philipina. Dibawah MDRT Indonesia adalah Singapura, dan Malaysia. MDRT menargetkan ada penambahan agen MDRT sebesar 20% per tahunnya. “Tahun lalu kita ada di tiga besar, tahun depan semoga bisa kembali ke posisi tersebut dan bisa jadi yang terbesar” imbuh Glen.
Baca juga: Jumlah Agen MDRT Indonesia Capai 2.048
Hendrisman Rahim, Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengatakan, pihaknya juga terus mendorong agar agen yang sudah memenuhi kriteria dapat masuk dalam keanggotaan MDRT. ” Karena ini sangat bermanfaat bagi agen dan bisa berkontribusi positif terhadap perusahaan juga” terangnya.
Tahun ini, perhelatan besar MDRT Day Indonesia kembali di gelar, yakni pada 29 Agustus 2018. Herold, Ketua Panitia MDRT Day Indonesia mengatakan, acara yang mengusung tema Growing Global Advisor ini rencananya akan dihadiri oleh sekitar 7.000 agen. “Saat ini sudah sekitar 6.000 agen yang terdafar” pungkasnya. (*)
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More