Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, 23 September 2025, kembali ditutup dengan melanjutkan penguatan ke level 8.081,53 dari posisi 8.040,03 atau naik 0,52 persen.
Berdasarkan data RTI Business, sebanyak 38,38 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi transaksi mencapai 1,51 juta kali. Nilai transaksi total tercatat sebesar Rp21,72 triliun.
Sebanyak 260 saham tercatat melemah, 385 saham menguat, dan 158 saham tidak berubah.
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat 0,35 Persen ke Posisi 8.068
Lebih lanjut, mayoritas sektor justru mengalami penguatan, dipimpin oleh sektor properti yang naik 2,05 persen, sektor non-siklikal naik 2,01 persen, transportasi menguat 1,41 persen, bahan baku naik 1,13 persen, serta energi naik 1,08 persen.
Selain itu, sektor keuangan menguat 0,82 persen, sektor siklikal naik 0,66 persen, sektor industrial meningkat 0,43 persen, teknologi menguat 0,22 persen, dan kesehatan naik 0,16 persen.
Satu-satunya sektor yang melemah adalah infrastruktur dengan penurunan 0,01 persen. Koreksi ini dipengaruhi oleh saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang turun 1,24 persen.
Baca juga: Ada Tantangan Ini, Pendapatan Telkom (TLKM) Turun 3 Persen di Semester I 2025
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas merah, dengan Shanghai Composite Index Shanghai turun 1,18 persen dan Hang Seng Index melemah 0,90 persen. Sementara itu, Nikkei 225 Index Tokyo menguat 0,99 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Hingga 15 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, DJP mencatat 8.125.023 SPT Tahunan PPh… Read More
Point Penting Pendapatan 2025 capai Rp7,87 triliun, sementara kerugian berhasil ditekan 15 persen dibandingkan tahun… Read More
Poin Penting PT Jasamarga Transjawa Tol memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen di ruas… Read More
Poin Penting Posisi ULN Indonesia pada Januari 2026 tercatat USD434,7 miliar, tumbuh 1,7 persen (yoy),… Read More
Poin Penting Konflik antara AS–Israel dan Iran berpotensi mengganggu rantai pasok global dan perdagangan internasional.… Read More
Poin Penting OJK menjatuhkan total denda Rp5,62 miliar kepada PT Bliss Properti Indonesia Tbk dan… Read More