Market Update

Mayoritas Sektor Melemah, IHSG Turun ke 8.212 Jelang Long Weekend Imlek 2026

Poin Penting

  • IHSG melemah 0,64% ke level 8.212,27 pada 13 Februari 2026, dengan 408 saham terkoreksi dan nilai transaksi Rp24,41 triliun.
  • Mayoritas sektor dan seluruh indeks utama turun, dipimpin pelemahan sektor infrastruktur, bahan baku, dan kesehatan.
  • Bursa akan libur 16-17 Februari 2026 dalam rangka Imlek dan kembali dibuka pada 18 Februari 2026.

Jakarta – Menjelang libur panjang akhir pekan (long weekend) dan cuti bersama Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Jumat, 13 Februari 2026. IHSG melemah 0,64 persen ke level 8.212,27 dari posisi sebelumnya 8.265,35.

Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 408 saham terkoreksi, 267 saham menguat, dan 148 saham stagnan.

Volume perdagangan mencapai 49,40 miliar saham dengan 2,85 juta kali transaksi dan nilai Rp24,41 triliun.

Baca juga: IHSG sempat Menguat usai Pertemuan Prabowo dengan Taipan, Siang Ini Kembali Terkoreksi

Kemudian, seluruh indeks dalam negeri juga ditutup melemah dengan IDX30 turun 0,91 persen menjadi 431,88, LQ45 merosot 1,16 persen ke 829,67, JII melemah 0,94 persen menjadi 564,31, dan Sri-Kehati turun 0,93 persen menjadi 389,00.

Tak hanya itu, mayoritas sektor ikut ditutup koreksi dengan sektor infrastruktur turun 1,23 persen, sektor bahan baku melemah 1,06 persen, sektor kesehatan merosot 0,96 persen, dan sektor keuangan turun 0,68 persen.

Lalu, sektor lain yang mengalami pelemahan antara lain, sektor teknologi terkoreksi 0,61 persen, sektor non-siklikal merosot 0,56 persen, dan sektor properti turun 0,28 persen.

Baca juga: Target Harga Saham BBTN Direvisi Naik, Analis Ungkap Alasannya

Sebaliknya, sejumlah sektor masih menguat. Transportasi naik 1,66 persen, energi menguat 1,32 persen, siklikal bertambah 0,95 persen, dan industrial naik 0,81 persen.

Top Gainers, Losers, dan Saham Teraktif

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).

Sedangkan saham top losers adalah PT Hillcon Tbk (HILL), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), dan PT Agung Podomoro Land (APLN).

Baca juga: IHSG Berpotensi Menguat, Analis Rekomendasikan Saham BKSL, ELSA hingga ENRG

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Sentul City Tbk (BKSL). 

Sebagai informasi, perdagangan pasar modal RI akan tutup pada 16-17 Februari 2026 dalam rangka Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan pasar akan kembali buka pada Rabu, 18 Februari 2026. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Bank Aladin Syariah Salurkan Beasiswa untuk Mahasiswa UM Bandung

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk salurkan beasiswa S1 ke mahasiswa tingkat akhir di… Read More

24 mins ago

Purbaya Beberkan Alasan Defisit APBN 2025 Nyaris 3 Persen dari PDB

Poin Penting Menurut Purbaya, defisit APBN 2025 melebar ke 2,92 persen PDB, dari target 2,53… Read More

32 mins ago

Purbaya Siapkan Rp55 Triliun untuk THR ASN, TNI, dan Polri

Poin Penting Pemerintah menyiapkan Rp55 triliun untuk THR ASN, TNI, dan Polri pada 2026, naik… Read More

40 mins ago

Bidik 100 Digital Store pada 2027, BTN Resmikan Gerai Baru di Central Park

Poin Penting BTN resmikan digital store di Central Park dan menargetkan 100 Digital Store hingga… Read More

52 mins ago

KB Bank Danai Proyek Internet Rakyat 5G FWA 1.4GHz Surge

Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk membiayai implementasi awal 5G FWA 1.4GHz milik PT… Read More

1 hour ago

Lewat Cek Bansos, Kemensos Ajak Warga Perbarui Data Penerima Bantuan Pemerintah

Poin Penting Aplikasi Cek Bansos kini menjadi jalur resmi partisipasi publik untuk usul dan sanggah… Read More

1 hour ago