Market Update

Mayoritas Sektor Melemah, IHSG Sesi I Ditutup Turun ke Posisi 8.113

Poin Penting

  • IHSG sesi I 6 Oktober ditutup turun tipis ke 8.113,58 dari posisi sebelumnya 8.118,30, dengan volume perdagangan 27,49 miliar saham dan nilai transaksi Rp17,37 triliun
  • Mayoritas sektor saham mengalami pelemahan, terutama sektor industri turun 1,53 persen dan kesehatan turun 1,31 persen, sementara sektor teknologi naik signifikan 2,07 persen
  • Indeks bursa Asia sebagian besar menguat, seperti Shanghai Composite (+0,52 persen) dan Nikkei 225 (+4,94 persen), meski Hang Seng turun 0,65 persen.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (6/10) berbalik ditutup turun tipis ke level 8.113,58 dari posisi 8.118,30 atau naik 0,06 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 27,49 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,84 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp17,37 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 420 saham terkoreksi, sebanyak 259 saham menguat dan sebanyak 118 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Kinerja INFOBANK15 Pekan Ini: Beberapa Saham Bank Naik, Lainnya Melemah
Baca juga: Saham DADA Mulai Dilirik Investor Asing, Intip Prospek Kinerjanya

Lebih lanjut, mayoritas sektor mengalami pelemahan. Rinciannya, sektor industrial merosot 1,53 persen, kesehatan (-1,31 persen), siklikal (-0,88 persen), transportasi (-0,68 persen), keuangan (-0,62 persen), dan non-siklikal (-0,48 persen). 

Sedangkan, sektor sisanya menguat, dengan sektor teknologi naik 2,07 persen, sektor bahan baku meningkat 1,15 persen, infrastruktur menguat 0,77 persen, energi naik 0,46 persen, dan properti meningkat 0,03 persen.

Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat, dengan Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 0,52 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo naik 4,94 persen. Sedangkan, Hang Seng Index turun 0,65 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Permata Bank Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru

Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More

4 hours ago

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

7 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

8 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

8 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

9 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

10 hours ago