Ilustrasi - Pergerakan pasar sahan. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (5/9) melanjutkan penguatannya ke level 7.697,28 atau naik sebesar 0,32 persen dari dibuka pada level 7.672,89.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 9,38 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 720 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,02 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 241 saham terkoreksi, sebanyak 321 saham menguat dan sebanyak 224 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Saham TUGU Makin Dilirik, Segini Target Harganya
Lalu, mayoritas sektor juga mengalami penguatan, dengan sektor properti naik 1,66 persen, sektor keuangan menguat 1,52 persen, sektor siklikal naik 1,05 persen, sektor infrastruktur menguat 0,93 persen, dan sektor non-siklikal meningkat 0,74 persen.
Serta, sektor industrial naik 0,67 persen, sektor kesehatan meningkat 0,37 persen, sektor transportasi menguat 0,36 persen, sektor teknologi naik 0,10 persen, dan sektor bahan baku menguat flat.
Sedangkan, hanya sektor energi yang mengalami pelemahan sebanyak 0,13 persen, didukung oleh penurunan saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) sebesar 1,40 persen.
Baca juga: Mengenal Single Stock Futures, Produk Derivatif yang Bakal Diluncurkan BEI
Adapun, indeks-indeks bursa Asia terlihat variatif, Indonesia LQ45 Index Jakarta naik 0,41 persen dan Straits Times Index Singapore menguat sebesar 0,08 persen.
Sementara, Shanghai Composite Index Shanghai merosot 0,11 persen, Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,93 persen, dan Hang Seng Index Hong Kong melemah 0,49 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More