Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 30 Juni 2025 ditutup ke posisi 6.927,67 dari dibuka pada level 6.897,40 atau menguat 0,44 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business mencatat sebanyak 228 saham terkoreksi, 357 saham menguat, dan 205 tetap tidak berubah. Sebanyak 21,12 miliar saham diperdagangkan dengan 1,15 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp13,64 triliun.
Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga menguat. Rinciannya, IDX30 naik 0,37 persen menjadi 398,85, Sri-Kehati meningkat 0,03 persen menjadi 351,57, LQ45 menguat 0,27 persen menjadi 772,65, dan JII naik 1,94 persen menjadi 494,69.
Baca juga: Mayoritas Saham Indeks INFOBANK15 Menguat Pekan Ini, Berikut Rinciannya
Lalu, hampir seluruh sektor ikut mengalami penguatan. Ini tercermin dari sektor bahan baku naik 3,33 persen, sektor siklikal meningkat 2,16 persen, sektor transportasi menguat 1,86 persen, sektor infrastruktur naik 1,73 persen, dan sektor energi meningkat 1,50 persen.
Selanjutnya, sektor non-siklikal menguat 1,26 persen, sektor kesehatan naik 1,14 persen, sektor industrial meningkat 0,85 persen, dan sektor properti menguat 0,17 persen.
Sementara itu, dua sektor lainnya mengalami pelemahan. Ini terlihat dari sektor teknologi merosot 0,51 persen dan sektor keuangan melemah 0,48 persen.
Baca juga: IHSG Sepekan Melemah ke Level 6.897, Ini 5 Saham Pemicunya
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN), PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), dan PT Metropolitan Land Tbk (MTLA).
Sedangkan saham top losers adalah PT Bank Permata Tbk (BNLI), PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), dan PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More
Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More
Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More