Mayoritas Investor SBSN Adalah Generasi Milenial

Mayoritas Investor SBSN Adalah Generasi Milenial

Sukuk Tabungan Seri ST005-2019
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara ternyata tidak hanya menarik bagi investor senior dan institusi, namun juga generasi muda. Dirjen Pembiayaan Pengelolaan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman mengungkapkan, para generasi milenial memiliki kontribusi yang cukup besar pada SBSN.

“Semenjak kita menggunakan platform online, pembeli terbesar justru datang dari generasi milenial. Setiap kali penerbitan, kontribusi dari generasi milenial mencapai 40 sampai 50%,” ujar Luky dalam diskusi virtual di Jakarta, Senin, 19 Juli 2021.

Luky mengungkapkan, penggunaan media digital sebagai sarana penawaran SBSN atau Sukuk menjadi salah satu alasan meningkatnya investor milenial. Melalui platform online ISBN, investor semakin mudah melakukan investasi dan bisa dilakukan dari mana saja dan kapan saja.

Lebih jauh, ia menjelaskan, risiko SBSN atau Sukuk relatif minim jika dibandingkan dengan instrumen saham lainnya. Alasannya adalah karena pemerintah menjamin SBSN sehingga risiko untuk gagal bayar menjadi sangat kecil dengan keuntungan yang cukup kompetitif.

Sebagai informasi, pemerintah sudah menerbitkan SBSN senilai Rp1.824 triliun sejak 2018 hingga pertengahan Juni 2021. Angka ini menunjukkan capaian yang baik dan tingginya kepercayaan masyarakat pada instrumen investasi SBSN atau Sukuk. (*)

Editor: Rezkiana Np

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]