Jakarta— PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) merombak direksinya pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung di Jakarta, pada Selasa, 1 Desember 2015.
RUPSLB menyetujui pengangkatan Irvandi Ferizal sebagai Direktur Human Capital Maybank Indonesia menggantikan Lani Darmawan yang mengundurkan diri. Penunjukan ini selanjutnya akan efektif setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Irvandi Ferizal, memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang Sumber Daya Manusia (SDM). Sebelum bergabung dengan Maybank Indonesia, Irvandi merupakan HR Director Business Unit-Indonesia dan HR Leader untuk kawasan Asia Tenggara – divisi Integrated Supply Chain (ISC), Mondelez International. Alumnus Universitas Padjajaran, Bandung di bidang Psikolog Industri dan Organisasi ini juga pernah terpilih sebagai salah satu dari 50 Most Talented Global HR Leader in Asia, 2014 dan 100 Most Talent Global HR Leader in the World, 2015, dari CHRO Asia. Dalam rangka memperkaya ilmu dan pengalaman di bidang HR, Irvandi juga pernah mengikuti program Executive Human Resource dari Michigan Business School dan Executive Change Management Program dari INSEAD.
”Pengetahuan dan pengalaman yang luas di bidang human capital dibutuhkan dalam perjalanan transformasi Maybank Indonesia ke depan,” ujar Presiden Direktur Maybank Indonesia, Taswin Zakaria.
Taswin menambahkan, Maybank Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada Lani Darmawan atas kerja keras, dedikasi dan kontribusi yang diberikan kepada Maybank Indonesia. (*) Rezkiana Nisaputra
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More
Poin Penting OJK menyiapkan aturan pengawasan finfluencer yang ditargetkan rampung pertengahan 2026, dengan fokus pada… Read More
Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More