Poin Penting
- RUPST 2026 mengangkat Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai Presiden Komisaris, serta menambah komisaris dan direktur baru
- Terjadi perubahan manajemen dengan berakhirnya masa jabatan dua pejabat dan pengangkatan kembali Hendar serta Effendi
- Maybank Indonesia juga menetapkan dividen 35 persen dari laba Rp580,07 miliar, sisanya 65 persen sebagai laba ditahan.
Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2026 PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) yang diselenggarakan 17 April 2026, memutuskan untuk mengangkat Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai Presiden Komisaris Maybank Indonesia.
Selain itu, RUPST Maybank Indonesia juga menyetujui pengangkatan Dato’ Sri Khairussaleh Ramli dan Dr. Hasnita Dato’ Hashim sebagai Komisaris Perseroan, serta Mariana Husin sebagai Direktur Perseroan.
Pada saat yang sama, RUPST menyetujui pengakhiran masa jabatan Edwin Gerungan sebagai Komisaris dan Ricky Antariksa sebagai Direktur. Rapat juga menyetujui pengangkatan kembali Hendar sebagai Komisaris Independen serta Effendi sebagai Direktur Perseroan.
Baca juga: Cara Maybank Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah
Sususan Dewan Komisioner dan Direksi Hasil RUPST Maybank Indonesia 2026:
Dewan Komisaris
- Presiden Komisaris: Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid*
- Komisaris: Dato’ Sri Khairussaleh Ramli
- Komisaris: Datuk Lim Hong Tat
- Komisaris Independen: Hendar
- Komisaris Independen: Putut Eko Bayuseno
- Komisaris Independen: Marina R. Tusin
- Komisaris Independen: Daniel James Rompas
- Komisaris: Dr. Hasnita Dato’ Hashim
Direksi
- Presiden Direktur: Steffano Ridwan
- Direktur: Irvandi Ferizal
- Direktur: Effendi
- Direktur: Widya Permana
- Direktur: Bambang Andri Irawan
- Direktur: Shaiful Adhli Yazid
- Direktur: Yessika Effendi
- Direktur: Romy Hardiansyah
- Direktur: Bianto Surodjo
- Direktur: Mariana Husin*
Dewan Pengawas Syariah:
- Ketua: M. Sa’ad Ih
- Anggota: Sodikun
- Anggota: Ahmad Satori
Baca juga: Pembiayaan Berkelanjutan Maybank Indonesia Tumbuh 92,9 Persen, Transportasi Hijau Dominan
Dividen Maybank Indonesia
Selain itu, RUPST juga menyetujui penetapan penggunaan laba bersih perseroan untuk Tahun Buku 2025. Sebanyak 35 persen dari laba bersih bank sebesar Rp1,65 triliun dialokasikan untuk pembagian dividen tunai sebesar Rp580,07 miliar atau setara Rp7,6110 per saham.
Sementara 65 persen lainnya, atau sebesar Rp1,07 triliun, ditetapkan sebagai laba ditahan guna mendukung penguatan permodalan dan pengembangan usaha Perseroan ke depan. (*)
Editor: Galih Pratama







