Maybank Finance; Rilis obligasi. (Foto: Erman)
Jakarta–PT Maybank Finance berencana menerbitkan obligasi melalui penawaran umum berkelanjutan (PUB) senilai Rp3 triliun tahun ini.
Penerbitan obligasi tersebut merupakan bagian dari PUB senilai sebanyak-banyaknya Rp5 triliun yang telah diterbitkan tahap pertamanya tahun lalu senilai Rp500 miliar.
Presiden Direktur Maybank Finance Alexander mengatakan, penerbitan surat utang senilai Rp3 triliun itu rencananya akan dilakukan dalam dua tahap yaitu Rp1,5 triliun pada semester pertama 2016, dan Rp1,5 triliun pada semester kedua 2016.
“Kalau bicara kebutuhan modal kerja kami akan memperbesar aset kami dengan penerbitan obligasi tersebut, untuk financing,” kata Alexander di Jakarta, Kamis, 7 Januari 2016.
Menurutnya dana dari penerbitan surat utang itu akan digunakan untuk menyalurkan pembiayaan yang ditargetkan tumbuh 10% tahun ini. Sampai akhir Desember 2015, Maybank Finance mengantongi pembiayaan baru sebesar Rp8,3 triliun. Artinya tahun ini pertumbuhan new booking diharapkan menjadi Rp9,1 triliun. Tahun ini Perseroan tetap akan fokus pada pembiayaan kendaraan roda empat dan secara selektif masuk ke pembiayaan alat berat dan industri.
Perseroan tetap akan fokus pada pembiayaan mobil baru. Saat ini porsi pembiayaan mobil bekas menurutnya masih di 3%. Perseroan tidak memperbesar porsi pembiayaan mobil bekas karena risiko pembiayaan bermasalah untuk pembiayaan mobil bekas cukup tinggi. (*) Ria Martati
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More