News Update

Maybank Fasilitas Pembiayaan Syariah Rp1,1 triliun ke Jasa Marga

Jakarta–Dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) menyediakan fasilitas pembiayaan Musyarakah Line iB (Syariah) sebesar Rp1,1 triliun kepada PT Jasa Marga (Persero) Tbk (Jasa Marga).

Fasilitas pembiayaan ini ditujukan untuk mendukung kegiatan investasi yang dilakukan oleh Jasa Marga dalam pembangunan jalan tol guna pengembangan infrastruktur yang pada akhirnya akan menjadi pendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia.

“Sejalan dengan program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah, kami mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia melalui penyediaan fasilitas pembiayaan Syariah kepada Jasa Marga. Hal ini juga selaras dengan strategi Sharia First yang dijalankan Maybank Indonesia, khususnya dalam memberikan pilihan fasilitas Syariah kepada mitra nasabah untuk mendukung kegiatan investasi, dalam hal ini kepada Jasa Marga, sebagai perusahaan ternama dan merupakan penyelenggara jalan tol pertama di Indonesia,” kata Direktur Global Banking – Maybank Indonesia, Eri Budiono, di Jakarta, Jumat, 9 Desember 2016.

Kemitraan strategis dengan Jasa Marga menjadi bagian dari upaya Maybank Indonesia yang memiliki komitmen untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan infrastruktur sekaligus mengembangkan industri perbankan Syariah di tanah air, dimana infrastruktur merupakan salah satu tulang punggung penggerak roda perekonomian nasional.

Kemitraan strategis antara Maybank Indonesia dan Jasa Marga dalam bentuk fasilitas pembiayaan Syariah juga mencerminkan kepercayaan dan dukungan industri perbankan terhadap sektor infrastruktur dalam mendukung percepatan pertumbuhan perekonomian di tanah air. (*) Dwitya Putra

(Baca juga: Maybank Indonesia Cetak Laba Rp1,3 Triliun)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Bank Mandiri Bukukan Laba Rp56,3 Triliun pada 2025

Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More

35 mins ago

Debt Collector Punya Peran Krusial Jaga Stabilitas Industri Keuangan

Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More

42 mins ago

DPLK Avrist Catat Aset Kelolaan Rp1,32 Triliun hingga Desember 2025

Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More

1 hour ago

Mantan Menlu Buka-bukaan Soal Sikap Prabowo di Board of Peace

Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More

1 hour ago

Debt Collector dan Bahaya Jual Beli STNK Only: Menteri Kominfo Didorong Larang Iklan Kendaraan Ilegal di Media Sosial

Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More

2 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah ke 8.141, Mayoritas Sektor Terkoreksi

Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More

3 hours ago