Dalam rangka penerbitan Obligasi Subordinasi ini, Bank Mayapada telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat
utang jangka panjang dari PT. Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) yakni BBB+. Adapun sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi ini adalah PT. RHB Sekuritas lndonesia.
Hariyono menyebut, dana hasil Penawaran Umum Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Mayapada tahun 2017 ini seluruhnya akan dipergunakan untuk modal kerja dalam rangka pengembangan usaha terutama dalam pemberian kredit.
“Khususnya dalam memperkuat struktur permodalan dengan diperhitungkan sebagai modal pelengkap (Tier 2) serta peningkatan komposisi struktur perhimpunan dana jangka panjang,” jelas Hariyono. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More
Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More
Poin Penting Bank Amar fokus pada UMKM untuk memperluas akses pembiayaan digital dan mendorong pertumbuhan… Read More
Poin Penting Evaluasi Coretax & CRM krusial untuk memastikan efektivitas digitalisasi pajak, terutama dalam menjangkau… Read More
Poin Penting Akses pembiayaan UMKM masih terbatas; banyak pelaku usaha bergantung pada modal pribadi/keluarga akibat… Read More
Poin Penting IHSG melemah tipis 0,15% ke level 7.268,03 pada penutupan sesi I perdagangan (9/4).… Read More