Mau Wakaf Tapi Lewat Saham, Emang Bisa? Begini Penjelasannya

Jakarta – Wakaf merupakan sedekah yang bersifat jariah. Jenis wakaf pun kini makin beragam, tak sebatas tanah dan bangunan saja.

Seperti dijelaskan Dewan Pembina Rumah Wakaf, Soleh Hidayat dalam Talkshow Sharia Investment Week 2024 di Jakarta, 7 Juni 2024. Menurutnya, bentuk-bentuk untuk melaksanakan wakaf saat ini sudah tidak terbatas pada tanah ataupun bangunan sebagai wakaf dengan jenis tidak bergerak.

Namun, seiring dengan berkembangnya zaman, inovasi dan pengembangan jenis wakaf semakin beragam, salah satunya yaitu wakaf saham.

Baca juga: Saham BRIS Masih Kokoh Usai Muhammadiyah Alihkan Dana Triliunan

“Wakaf ada dua kategori wakaf bergerak dan tidak bergerak. Wakaf bergerak itu contohnya, uang, surat berharga, maka saham ini masuk kategori surat berharga boleh diwakafkan ya,” ucap Soleh.

Ia menjelaskan, wakaf saham pada prinsipnya mengamanahkan uang yang diwakafkan secara utuh dan uang tersebut diinvestasikan. Kemudian, hasil dari investasi itu akan disumbangkan untuk program sosial.

“Uang diproduktifkan masuk ke saham, di saham dapat dividen, maka dividen itulah yang disedekahkan, buat apa? buat program sosial, mau beasiswa, mau bantu anak yatim, bebas program sosial maka uangnya utuh yang disedekahkan dari imbal hasilnya,” imbuhnya.

Baca juga: Gelar Sharia Investment Week, BEI Targetkan 1.000 Investor Baru

Tidak hanya itu, wakaf berbentuk saham juga bisa dilakukan tanpa melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), salah satu contohnya adalah sebuah perusahaan dapat mewakafkan dananya langsung ke Rumah Wakaf.

“Modelnya wakafkan uang, pak saya wakaf uang tapi akadnya untuk saham, biasanya kami belikan di bursa saham,” ujar Soleh.

Adapun, pengelolaan saham wakaf di Rumah Wakaf yang dilakukan melalui MNC Sekuritas sejak 2019 sudah memiliki kurang lebih sebanyak 9.689 lembar saham. Dan hingga saat ini, hasil yang telah disalurkan sudah hampir Rp100 juta. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

12 mins ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

20 mins ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

42 mins ago

Purbaya Ancam Stop Anggaran Kementerian/Lembaga dan Pemda yang Lambat Belanja

Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More

2 hours ago

Presiden Prabowo Minta Pembangunan IKN Dipercepat

Poin Penting Presiden Prabowo menekankan percepatan pembangunan IKN, khususnya fasilitas legislatif dan yudikatif Pemerintah melakukan… Read More

2 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat di 2025

Poin Penting Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat pada 2025, mencapai… Read More

3 hours ago