Perbankan

Mau Pakai QRIS untuk Transaksi di Thailand? Simak Cara Mudahnya di Sini

Bangkok – Wisatawan yang tengah melancong di Thailand, kini dapat dengan mudah melakukan transaksi menggunakan aplikasi pembayaran yang terhubung dengan Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS.

Kemudahan satu ini bisa dinikmati usai Bank Indonesia dan Bank of Thailand (BoT) menjalin kerja sama pembayaran QR Code lintas negara. 

Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus mendukung digitalisasi perdagangan dan investasi antarnegara.

Saat ini, ada sejumlah aplikasi Indonesia yang mendukung pemindaian kode QR di Thailand, yaitu Bank Central Asia (BCA), Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Sinarmas, Bank Mega, Bank Permata, dan Bank BPD Bali.

Baca juga : Pengalaman Naik LRT-Beli Milk Bun di Thailand Bayar Pakai QR, Praktis dan Efisien

Sebaliknya, aplikasi Thailand yang dapat digunakan untuk memindai QRIS di merchant Indonesia yaitu Bangkok Bank, Krungsri (Bank of Ayudhya), dan CIMB Thailand. 

Dengan ini, masyarakat Indonesia dan Thailand dapat memanfaatkan aplikasi pembayaran berbasis smartphone untuk transaksi lintas negara secara praktis.

Cara Gunakan QRIS di Thailand

Transaksi pembayaran dari wisatawan Indonesia di Thailand bisa dilakukan dengan memasang dahulu aplikasi penyedia jasa pembayaran yang mendukung cross border QR payment pada smartphone

Pastikan juga telah mendaftar di aplikasi dan mempunyai saldo yang cukup untuk pembayaran.

Baca juga : Cerita Kedekatan Bos Bangkok Bank dengan RI

Setelah itu terpenuhi,  pengguna tinggal menggunakannya. Berikut cara gunakan QRIS di Thailand, merangkum dari berbagai sumber.

1. Buka aplikasi pembayaran di smartphone

2. Scan QR Thailand

3. Masukkan nominal pembayaran dalam satuan mata uang Thai Baht

4. Konfirmasi tujuan dan nominal dalam mata uang rupiah

5. Masukkan PIN

6. Transaksi berhasil dilakukan

Semua transaksi pembayaran berbasis kode QR lintas negara ini terjadi secara real time.

Adapun biaya lebih terjangkau dan transaksi dapat dilakukan kapan pun dan di mana saja. 

Pembayaran juga sama sekali tidak memerlukan media fisik sehingga lebih praktis dan cepat. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

3 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

9 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

9 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

10 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

12 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

14 hours ago