Jakarta – Nilai tukar Poundsterling tercatat melemah pada perdagangan kemarin, Senin, 15 Agustus 2016. Nilai tukar mata uang Inggris ini merosot menuju 1,2900.
Merosotnya poundtserling dipicu oleh peningkatan ekspektasi terhadap Bank of England yang berencana memotong suku bunga Inggris mendekati nol. “Hal ini memberi inspirasi bagi investor bearish untuk menyerang” ujar Lukman Otunuga, Reseacrh Analyst FXTM.
Lukman menambahkan, sentimen terhadap Poundsterling tetap bearish dan dapat semakin melemah di masa mendatang apabila ketidakpastian pasca Brexit terus mengganggu ketertarikan investor terhadap mata uang ini. Menurutnya, investor akan mengarahkan perhatian ke rilis IHK Selasa ini yang dapat memberi sedikit kejelasan tentang situasi ekonomi Inggris pasca Brexit.
Saat ini, Inflasi Inggris sangat rendah. Namun, apabila rilis IHK Selasa ini juga rendah maka Poundsterling berpotensi semakin melemah.
Dari sudut pandang teknikal, GBPUSD bersifat bearish karena secara konsisten terdapat level terendah yang lebih rendah dan level tertinggi yang lebih rendah. “Break down yang tegas di bawah 1,2900 dapat membuka jalan menuju 1,2800” ujar Lukman. (*)
Poin Penting INFOBANK15 menguat 0,80 persen ke 1.025,73, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen ke level 8.271,76, dengan kapitalisasi… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen sepekan ke level 8.271,76, mencerminkan… Read More
Poin Penting Komisi V DPR RI mendorong diskon tiket pesawat Lebaran 2026 dinaikkan menjadi 20… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More