Keuangan

Masyarakat Makin Sadar Berasuransi, Total Tertanggung Asuransi Jiwa Naik 16,5 Persen

Jakarta – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatatkan kinerja yang positif pada Kuartal III-2023. Hal ini tercermin dari penambahan total tertanggung sebanyak lebih dari 13 juta orang secara year on year.

Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon menyebut total tertanggung industri asuransi jiwa meningkat sebesar 16,5 persen.

“Kami melihat bahwa kesadaran masyarakat untuk berasuransi semakin meningkat, hal ini digambarkan dari konsistensi peningkatan jumlah tertanggung yang saat ini mencapai 94,18 juta orang,” ujar Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (29/11).

Baca juga: AAUI: Properti Dominasi 25,3 Persen Pangsa Pasar Asuransi Umum, Segini Total Preminya

Lebih lanjut, dia mengatakan, pendapatan premi industri asuransi jiwa dari produk asuransi jiwa tradisional secara konsisten terus meningkat.

Pada Kuartal III-2023, pendapatan premi dari produk tradisional meningkat 12,5 persen dengan total premi mencapai Rp67,67 triliun.

Di sisi lain, lanjut Budi, pendapatan premi dari produk asuransi jiwa unit link masih tercatat menurun 22,4 persen dengan total perolehan nilai Rp64,37 triliun.

“Secara keseluruhan pendapatan industri asuransi jiwa cenderung mengalami penurunan. Sampai dengan September 2023 ini total pendapatan industri tercatat sebesar Rp162,87 triliun, mengalami penurunan sebesar 0,6 persen,” jelasnya.

Baca juga: Tumbuh 10,1 Persen, Total Premi Asuransi Umum di Kuartal III 2023 jadi Segini

Budi mengatakan, hasil ini sebagian besar dipengaruhi oleh penurunan premi dari produk asuransi jiwa unit link.

“Meski demikian, industri asuransi jiwa merupakan industri yang kuat. Kami tetap berkomitmen untuk senantiasa memenuhi setiap kewajibannya kepada para pemegang polis,” pungkasnya. (*) Alfi Salima Puteri

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

11 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

11 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

12 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

18 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

18 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

19 hours ago