Politic

Masuki Tahun Politik, Kondisi Perekonomian Harus Terjaga

Jakarta – Indonesia sebentar lagi akan memasuki tahun politik. Perbedaan pilihan, perbedaan misi, dan perbedaan kepentingan jangan membuat bangsa ini terbelah. Ketua umum Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (IKAFEB) Universitas Trisakti, Pahlevi Pangerang pun mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk menjaga kebersamaan jelang tahun-tahun politik ke depan.

“Apalagi ekonomi Indonesia saat ini sedang bergeliat kembali, setelah mengalami badai akibat pendemi Covid-19. Kita harus menjaga kebersamaan,” ungkapnya seperti dikutip 18 April 2022.

Menurut Levi, Indonesia saat ini akan memasuki era endemi, dengan semakin terkontrolnya pandemi Covid-19, pemerintah pun mulai mengendorkan pengetatan kegiatan masyarakat. “Ini berdampak pada kondisi perekonomian yang makin membaik. Sektor transportasi, perdagangan, properti, maupun kuliner sudah kembali menggeliat. Kondisi perekonomian ini harus kita jaga dan tingkatkan, agar kesejahteraan masyarakat juga semakin membaik,” ujarnya.

Ditengah semakin membaiknya penanganan covid-19, dalam hitungan bulan Indonesia sudah akan memasuki tahun-tahun politik. Manuver-manuver para tokoh politik pun kini sudah menghiasi media-media massa dan terkadang mengakibatkan keresahan di masyarakat.

“Periode Kabinet Indonesia Kerja sudah memasuki periode ke-2, dan sering kali terjadi manuver-manuver politik yang kadang kontra produktif bagi masyarakat. Menghadapi hal ini, saya mengingatkan seluruh bangsa Indonesia pada umumnya untuk tidak terpancing dengan manuver-manuver tokoh politik yang mengarah pada perpecahan. Kita harus menjaga kedamaian dan kebersamaan untuk menciptakan iklim demokrasi, iklim ekonomi, iklim sosial yang sehat,” lanjutnya.

Dengan visi yang diusung IKAFEB menjadi bagian dalam proses pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045, Pahlevi Pangherang berusaha mendorong peran para alumni IKAFEB dalam pembangunan nasional. “Alumni IKAFEB memiliki anggota ribuan, potensi ini harus mampu menjadi kekuatan untuk mengharumkan almamater,” pungkasnya.(*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

3 mins ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

6 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

6 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

7 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

9 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

11 hours ago