Ilustrasi - Pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Head of Research DBS Group, Maynard Arif memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap positif, yaitu di level 5% di tahun ini. Meskipun, sudah mulai memasuki tahun politik, menurutnya hal tersebut tercermin dari tahun-tahun politik sebelumnya yang berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi.
“Untuk pemilihan mendatang, saya pikir kami mengharapkan PDB benar-benar tumbuh sekitar 5%. Jadi angka pertumbuhannya masih bagus. Sehingga kita berharap pemilu 2024 masih menjadi tahun yang positif,” ujar Maynard Arif dalam Media Briefing, Selasa, 16 Mei 2023.
Tentu, ini menandakan hal yang positif jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi negara lain seperti Malaysia, Singapura dan Thailand yang diperkirakan tidak akan tumbuh lebih dari 4%.
Namun, pertumbuhan tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada tahun lalu yang mencapai 5,31%.
Lebih lanjut, Maynard menyampaikan, bahwa pemilu memiliki dinamika yang berbeda setiap tahunnya. Misalnya untuk sektor konsumen, pada tahun 2014 merupakan tahun yang baik bagi sektor konsumen dalam hal kinerja harga saham lantaran mampu tumbuh di kisaran dua digit.
Berbeda dengan pemilu tahun 2019, di mana sektor konsumen tidak berjalan dengan baik sejalan dengan perlambatan ekonomi.
“Jika melihat tema pemilu dan konsumsi atau ekonomi domestik, sebenarnya sektor konsumen di tahun 2019 kurang baik. Jadi sekali lagi, untuk kinerja harga saham saya kira bisa berbeda meskipun ada efek belanja dari pemilu,” katanya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More