Ilustrasi - Bank Saqu. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Memasuki tahun kedua, PT Bank Saqu Indonesia atau Bank Saqu berhasil melayani hingga 3,2 juta nasabah, di mana 40 persen di antaranya merupakan solopreneur.
Chief Digital Business Officer Bank Saqu, Angela Lew Dermawan, mengatakan bahwa peran bank di era digital bukan hanya sekadar tempat menabung, tetapi menjadi katalisator bagi individu dan pelaku usaha untuk tumbuh bersama.
“Dalam dua tahun ini, kami melihat bagaimana semangat aktif dan produktif telah menjadi bagian dari gaya hidup nasabah kami. Kami ingin terus mendampingi mereka untuk mencapai tujuan finansialnya dan menjadi versi terbaik dari dirinya melalui finansial yang sehat,” ucap Angela dalam keterangan resmi di Jakarta, 14 November 2025.
Baca juga: Bank Saqu Catat Lonjakan Nasabah, 40 Persen Solopreneur
Bank Saqu juga mencatatkan beberapa pencapaian, salah satunya adalah tingkat kepuasan nasabah (NPS) yang mencapai 90 persen dan rating rata-rata aplikasi Bank 4,8 di App Store dan 4,7 di Google Play Store.
Sejumlah inovasi solusi digital pun telah dihadirkan Bank Saqu, seperti peluncuran dua fitur, patungan menggunakan fitur undang teman dan fitur set target, serta mengintegrasikan teknologi AI dalam berbagai aspek operasional dan layanan.
Memasuki tahun ketiga, Bank Saqu berkomitmen untuk terus memperkuat posisinya sebagai mitra finansial terpercaya bagi generasi produktif, solopreneur dan pelaku usaha mandiri.
Baca juga: SeaBank Catat Laba setelah Pajak Naik 40 Persen di Kuartal III 2025
Melalui inovasi fitur seperti Tabungmatic, patungan dengan fitur Undang Teman dan fitur Set Target, Bank Saqu akan terus menghadirkan solusi finansial yang sederhana, personal, dan relevan dengan gaya hidup modern, mendorong setiap nasabah untuk berani bermimpi, bertumbuh, dan menjadi versi terbaik dari dirinya.
“Dua tahun perjalanan ini baru permulaan. Kami akan terus menghadirkan produk, komunitas, dan ekosistem yang membuat finansial menjadi bagian dari kehidupan yang menyenangkan dan bermakna,” tutupnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More