Jakarta – Smart Banking Exchange (SBX) perusahaan penyedia teknologi mata uang digital (cryptocurrency) dan pembayaran online, siap bersaing di industri e-commerce (pasar pedagangan elektronik) baik di Indonesia maupun di negara lainnya.
Business Development Manager SBX Farlindiani Burhanudin mengatakan, perusahaan akan masuk ke industri e-commerce melalui pembentukan marketplace dengan nama Coinxsmart dan menargetkan dalam setahun pertama mencapai 1 juta transaksi.
Farlindiani mengungkapkan, Coinxsmart akan resmi diluncurkan pada kuartal I tahun depan. Pasalnya, kata dia, saat ini pihaknya sudah melakukan kerjasama dengan 13 ribu merchant dengan berbagai jenis produk.
Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk dapat bertransaksi di marketplace Coinxsmart maka perlu menggunakan coin, sehingga masyarakat terlebih dahulu melakukan deposit untuk pembelian coin tersebut.
“Minimal deposito 100 dolar AS dan target transaksi hingga akhir 2017 Sebesar 500 ribu sampai 1 juta transaksi,” ujar Farlin di Jakarta, Rabu, 28 Desember 2016.
Sementara untuk pencairan uang, jelas dia, pedagang dapat mengambilnya di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang berlogo Martercard dan Visa, di mana saat melakukan deposit untuk pembelian coin diberikan sebuah kartu.
“Coin ini bisa dicairkan kapapun di ATM Martercard dan Visa, kemudian nanti masyarakat juga diberikan account untuk mengenai nilai dari coin tersebut,” tutup Farlin. (*)
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More