News Update

Masuki Fase Titik Balik, Bank Muamalat Bidik Pertumbuhan Agresif pada 2026

Poin Penting

  • Bank Muamalat bidik pertumbuhan agresif 2026 dengan pembiayaan tumbuh 60% dan dana pihak ketiga meningkat 40%, memasuki fase turning point.
  • CASA dan transaksi digital jadi fokus melalui aplikasi Muamalat DIN, mendukung stabilitas pendanaan dan loyalitas nasabah.
  • Program Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah integrasikan menabung dengan kontribusi sosial, perkuat loyalitas sekaligus nilai maqashid syariah.

Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) menargetkan pertumbuhan kinerja keuangan agresif pada 2026 dengan membidik pembiayaan (lending) tumbuh sekitar 60 persen dan penghimpunan dana pihak ketiga (funding) meningkat sekitar 40 persen. Target ini bagian dari upaya bank memasuki fase turning point (titik balik) setelah penyesuaian bisnis sejak 2018.

Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono menyampaikan, sepanjang 2025 pertumbuhan pembiayaan bank berada di kisaran 12 persen, sementara pertumbuhan funding sekitar 11 persen. Memasuki 2026, fokus pertumbuhan akan dibalik dengan akselerasi pembiayaan yang lebih tinggi dibandingkan funding.

Untuk penghimpunan dana, Bank Muamalat tetap mengandalkan Dana Pihak Ketiga (DPK) berbasis CASA sebagai motor utama pertumbuhan. Loyalitas nasabah disebut menjadi modal terbesar bank syariah pertama di Indonesia.

“Terus terang, loyalitas modal terbesar di Muamalat saat ini adalah loyalitas nasabah. Segmen Bank Muamalat adalah Islamic loyal customer,” ujar Imam, saat ditemui di Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.

Baca juga: Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

Ia menambahkan, struktur pendanaan tetap solid meski industri perbankan bergejolak. Porsi CASA Bank Muamalat tetap stabil di atas 50 persen.

“Dalam kondisi up and down, CASA kami tetap 50 persen, dan sampai saat ini rata-rata berada di atas 50 persen,” tambahnya.

Digitalisasi dan Transaksi Jadi Fokus Pertumbuhan CASA

Penguatan CASA ditopang aktivitas transaksi nasabah melalui aplikasi perbankan digital Muamalat DIN, yang saat ini digunakan oleh sekitar 700 ribu pengguna.

“Muamalat DIN stabil, down time stabil. Sampai saat ini kami tidak pernah punya cerita down time yang signifikan. Pakainya Muamalat DIN itu motor kami, jadi tetap di transaction,” ujar Imam.

Baca juga: Transaksi QRIS Bank Muamalat Tembus 5 Juta, Tumbuh 89 Persen per November 2025

Sementara itu, Bank Muamalat juga mempercepat digitalisasi layanan perhajian seiring rencana Saudi Central Bank (SAMA) untuk sistem pembayaran cashless pada 2028.

“Ini harus dipersiapkan dari sekarang. Sistem yang bisa mendukung ekosistem pembayaran haji. Itu menjadi salah satu roadmap kami di sisi transaction dan funding,” katanya.

Fokus Pembiayaan ke Islamic Ecosystem

Dari sisi pembiayaan, Bank Muamalat mengarahkan portofolio ke Islamic ecosystem, dengan fokus pada sektor rumah sakit, pendidikan dan ekosistem haji.

Segmen konsumer difokuskan pada KPR, pembiayaan haji, dan emas, sedangkan segmen korporasi ditargetkan pada debitur besar, khususnya BUMN.

Page: 1 2

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

WFH BGN Tak Berlaku untuk Kepala SPPG, Ahli Gizi, dan Akuntan

Poin Penting Badan Gizi Nasional (BGN) menerapkan skema kerja hybrid (WFH-WFO) 50% untuk unit yang… Read More

9 hours ago

Kasus Kredit Sritex-Bank DKI, Ahli: Kredit Macet Bukan Selalu Pidana

Poin Penting Zulkarnain Sitompul menegaskan kredit macet tidak otomatis menjadi tindak pidana, melainkan bagian dari… Read More

9 hours ago

Kadin Minta Dunia Usaha Perkuat Kepatuhan Seiring Berlaku KUHP Baru

Poin Penting Kadin mendorong dunia usaha meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi seiring pemberlakuan KUHP baru Perusahaan… Read More

10 hours ago

Bank Mantap dan UGM Kolaborasi, Integrasi Layanan hingga Program Persiapan Pensiun

Poin Penting PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi mengintegrasikan… Read More

11 hours ago

BTN Soroti Data Backlog Perumahan, Tanpa Basis Jelas Sulit Tepat Sasaran

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menilai data backlog perumahan masih belum akurat… Read More

12 hours ago

BTN Resmikan Ecopark Dago dan 3 Cabang Baru, Genjot Efisiensi Layanan

Poin Penting BTN meresmikan Ecopark Dago sebagai pusat pelatihan SDM berbasis konsep modern dan ramah… Read More

12 hours ago