Jakarta – Menjelang bonus demografi pada 2030-2035 Presiden Joko Widodo meminta universitas-universitas di Indonesia merancang program studi yang relevan sesuai dengan perkembangan zaman sebagai upaya mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM).
Menurut Jokowi masih banyak program studi di beberapa universitas yang tidak berubah selama 20-30 tahun terakhir ini. “Program studi sekarang ini mungkin hanya relevan lima tahun ini, hati-hati dengan kecepatan perubahan zaman seperti saat ini,” ucap Jokowi.
Jokowi mengakui bahwa pembubaran sebuah program studi bukanlah hal yang mudah, bahkan pembentukan program studi juga baru juga sulit. Padahal, beberapa perguruan tinggi dengan status badan hukum milik negara (BHMN) memiliki kewenangan dan sudah didelegasikan membentuk program studi baru.
Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan menjadi dasar Jokowi meminta perguruan tinggi untuk bisa bertransformasi menjadi lebih lincah, adaptif, dan update sesuai perubahan zaman. (*) Annisa
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,61 persen ke level 7.351,99 pada awal perdagangan, melanjutkan tren… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian pada 10 April 2026 kompak turun untuk tiga produk:… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan pada awal pekan, dengan level support 7.084–7.191 dan resistance… Read More
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More