Jakarta – Menjelang bonus demografi pada 2030-2035 Presiden Joko Widodo meminta universitas-universitas di Indonesia merancang program studi yang relevan sesuai dengan perkembangan zaman sebagai upaya mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM).
Menurut Jokowi masih banyak program studi di beberapa universitas yang tidak berubah selama 20-30 tahun terakhir ini. “Program studi sekarang ini mungkin hanya relevan lima tahun ini, hati-hati dengan kecepatan perubahan zaman seperti saat ini,” ucap Jokowi.
Jokowi mengakui bahwa pembubaran sebuah program studi bukanlah hal yang mudah, bahkan pembentukan program studi juga baru juga sulit. Padahal, beberapa perguruan tinggi dengan status badan hukum milik negara (BHMN) memiliki kewenangan dan sudah didelegasikan membentuk program studi baru.
Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan menjadi dasar Jokowi meminta perguruan tinggi untuk bisa bertransformasi menjadi lebih lincah, adaptif, dan update sesuai perubahan zaman. (*) Annisa
Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More
Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More
Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More
Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More