Jakarta – Menjelang bonus demografi pada 2030-2035 Presiden Joko Widodo meminta universitas-universitas di Indonesia merancang program studi yang relevan sesuai dengan perkembangan zaman sebagai upaya mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM).
Menurut Jokowi masih banyak program studi di beberapa universitas yang tidak berubah selama 20-30 tahun terakhir ini. “Program studi sekarang ini mungkin hanya relevan lima tahun ini, hati-hati dengan kecepatan perubahan zaman seperti saat ini,” ucap Jokowi.
Jokowi mengakui bahwa pembubaran sebuah program studi bukanlah hal yang mudah, bahkan pembentukan program studi juga baru juga sulit. Padahal, beberapa perguruan tinggi dengan status badan hukum milik negara (BHMN) memiliki kewenangan dan sudah didelegasikan membentuk program studi baru.
Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan menjadi dasar Jokowi meminta perguruan tinggi untuk bisa bertransformasi menjadi lebih lincah, adaptif, dan update sesuai perubahan zaman. (*) Annisa
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More
Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More
Poin Penting PT Kawasan Industri Terpadu Batang menjalin kerja sama dengan PT Jateng Petro Energi… Read More