Keuangan

Masuki 2021, Ini Strategi BRI Life Tingkatkan Pendapatan Premi

Jakarta – PT Asuransi BRI Life terus berkomitmen untuk meningkatkan kinerja melalui peningkatan pendapatan premi. Untuk itu, BRI Life telah menyiapkan beberapa strategi perusahaan untuk meningkatkan premi dari produk unitlink yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaan pada tahun 2021.

“Kami memproyeksikan pertumbuhan (premi unitlink) di atas industri karena kami ingin mengejar market share industri asuransi jiwa di Indonesia,” ujar Direktur Utama Asuransi BRI Life Iwan Pasila beberapa waktu lalu.

Menurut Iwan, strategi pertama BRI Life adalah melakukan pengaturan dalam proses penjualan dan memastikan terdapat variasi produk yang dibutuhkan oleh nasabah. Lalu, strategi kedua, pihaknya terus mempersiapkan infrastruktur teknologi informasi untuk mendukung penjualan produk-produk BRI Life sebagai strategi kedua.

Pada strategi ketiga, BRI Life akan membangun teknologi informasi untuk memudahkan akses nasabah ke BRI Life dengan layanan yang tepat dan akurat. Kemudian, BRI Life juga akan terus mengembangkan SDM-SDM berkompeten baik dari sisi pengetahuan produk dan kemampuan yang dilandasi budaya kerja berdasarkan nilai AKHLAK yaitu amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Melalui strategi-strategi tersebut, Iwan memproyeksikan bahwa premi produk unitlink pada 2021 akan tumbuh positif. Ke depan, BRI Life juga akan menyiapkan produk alternatif bagi yang nasabah yang menginginkan proteksi murni tanpa porsi investasi maupun produk tradisional lainnya. (*) Evan Yulian Philaret

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

40 mins ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

1 hour ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

1 hour ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

2 hours ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

3 hours ago