Chief of Economist PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Banjaran Surya Indrastomo, Direktur Finance & Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho, CEO ZAP Finance Prita Ghozie, dan Chief Economist PT Bank Mandiri Tbk Andry Asmoro (kiri ke kanan) saat menghadiri acara Macro Outlook 2022 : Winning The Post-Pancemic Economy di The Ayana Midplaza, Jakarta, Selasa, 7 Desember 2021. Di tengah pandemi Covid-19, tren pertumbuhan dana murah berupa tabungan masyarakat di PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) tumbuh positif sekitar 11,57% dan menempatkan bank syariah terbesar di Tanah Air tersebut berada di peringkat lima besar perbankan nasional dari sisi tabungan.
Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More
Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More