News Update

Masuk Bursa, Saham Mahkota Grup Naik 49,56%

Jakarta – Perusahaan industri kelapa sawit, PT Mahkota Grup Tbk (MGRO) hari ini resmi melakukan pencatatan saham perdananya (Initial Public Offering/IPO) di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan menjadi emiten ke 28 tahun ini. Sehingga total perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia menjadi 592 emiten.

PT Mahkota Grup Tbk mencatatkan sebanyak-banyaknya 703.688.000 saham baru atau 20 persen dari modal ditempatkan dengan harga penawaran Rp225. Sehingga lewat IPO ini perusahaan berharap mendapatkan dana segar sebesar Rp 158,3 miliar.

Bersamaan dengan itu, perusahaan juga mencatatkan seluruh saham biasa atas nama pemegang saham sebelum penawaran umum perdana saham sebesar 2,814 miliar saham dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum saham perdana. Sehingga jumlah saham yang dicatat perseroan di BEI sebanyak 3,518 miliar saham atau 100 persen dari modal yang ditempatkan.

Dalam debut perdananya, saham MGRO naik 49,56 persen atau 112 poin menjadi Rp338 dari harga penawaran yang sebesar Rp225.

Direktur Utama Mahkota Grup mengatakan, dari hasil IPO ini sebesar 60 persen akan digunakan untuk pengembangan industri hilir melalui investasi ke Entitas anak PT Mutiara Unggul Lestari, yaitu PT Intan Sejati Andalan.

Sementara 40 persen akan digunakan untuk modal kerja ke entitas anak, yaitu Mutiara Unggul Lestari, PT Berlian Inti Mekar, dan PT Intan Sejati Andalan.

“Prospek pertumbuhan industri kelapa sawit merupakan tanaman penghasil minuak tertinggi dari semua jenis minyak nabati lainnya,” ujarnya di BEI Jakarta, Kamis, 12 Juli 2018.

Menurutnya, produksi CPO di Indonesia diperkirakan akan tumbuh 7 persen year on year di tahun 2017/2018. Hingga Oktober 2017 produksi CPO Indonesia ada di level 34,04 juta ton dan ekspor CPO Indonesia berada di level 26,73 juta ton. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam

PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More

12 mins ago

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More

19 mins ago

CIMB Niaga Bidik Transaksi Rp45 Miliar di Cathay Travel Fair 2026

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More

25 mins ago

Gaya Hidup Menggeser Risiko Penyakit ke Usia Muda? Simak Persiapan Menghadapi Risikonya

Poin Penting WHO mencatat 74 persen kematian global disebabkan penyakit tidak menular, dengan 17 juta… Read More

40 mins ago

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

1 hour ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

3 hours ago