News Update

Masuk Bursa Saham Jungle Land Sempat Melejit 34,29%

Jakarta–Pemilik dan operator taman rekreasi Jungle land PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) hari ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia menjadi emiten ke delapan pada pertengahan tahun ini. Dengan begitu total emiten di bursa Indonesia menjadi 529 perusahaan tercatat.

Dalam debut pertamanya, harga saham perusahaan ini sempat naik 34,29% pagi tadi ke Rp188 per saham dibandingkan harga pada penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO) yang sebesar Rp140 per saham.

JGLE ditransaksikan pada kisaran harga Rp165-199 per saham dengan volume transaksi sebanyak 33.000 lot bernilai Rp634 juta.

Direktur Utama JGLE Agus J. Alwie mengatakan, dalam penawaran umum saham perdana  yang telah dilaksanakan pada 21-24 Juni 2016, perseroan menawarkan 2,3 miliar lembar saham kepada publik.

“Total dana yang kami peroleh dalam penawaran umum per ini mencapai sebesar Rp322 miliar,” kata dia di gedung BEI Jakarta, Rabu, 29 Juni 2016.

Agus menjelaskan, sekitar 89,67% dari dana hasil IPO itu akan digunakan untuk tambahan pendanaan, modal kerja, dan pengembangan usaha. Dari jumlah tersebut, sebanyak 32,58% akan digunakan untuk ekspansi usaha di lahan yang sudah ada sedangkan 50,38% akan dipakai untuk pengembangan usaha di lahan baru yang potensial.

Saat ini, perseroan memiliki tiga wahana rekreasi, yakni Jungleland Sentul, The Jungle Bogor, dan JungleFest Bogor. Perseroan juga memiliki Aston Bogor Hotel & Resort, Bogor Nirwana Residene, dan Jungle Sky Apartemen Bogor.

Total aset perseroan pada 2015 mencapai Rp4,3 triliun dengan ekuitas sebanyak Rp1,93 triliun. Adapun, pendapatan yang diperoleh sepanjang tahun lalu mencapai Rp366,43 miliar. Perseroan masih mengalami  kerugian sebesar Rp254,77 miliar pada tahun lalu. (*) Dwitya Putra

 

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Konflik Timur Tengah dan Risiko Harga Minyak Global, Ini Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia

Poin Penting Ekspor Indonesia ke Timur Tengah hanya sekitar 4,2% dari total ekspor, sehingga dampak… Read More

26 mins ago

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More

18 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More

18 hours ago

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

18 hours ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

21 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

22 hours ago