Ilustrasi pegerakan harga saham:. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Selasa, 9 Juli 2019. Saat dicatat, saham FUJI langsung menyentuh titik auto-rejection atas atau menguat signifikan hingga 70 persen ke level Rp187 dari harga penawaran senilai Rp110 per saham.
Kenaikan harga saham FUJI di awal perdagangan tersebut ditopang oleh frekuensi transaksi sebanyak empat kali dengan volume transaksi sebanyak 400 lot, sehingga nilai transaksi emiten ke-26 di 2019 ini mencapai senilai Rp11,05 juta.
Pada pelaksaan IPO ini, perusahaan pembiayaan tersebut melepas 300 juta lembar saham atau setara dengan 23,08 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO. Sehingga, dengan harga penawaran Rp110 per saham, maka FUJI mampu meraup dana dari pasar modal sebesar Rp33 miliar.
Rencananya, dana hasil IPO akan digunakan perseroan sebagai modal kerja dalam rangka ekspansi kredit perseroan.
“Penawaran umum ini sebagai komitmen manajemen untuk mengembangkan dan menumbuhkan perusahaan secara berkesinambungan. Selain itu, untuk terbukanya akses permodalan,” kata Direktur Utama FUJI, Anita Marta.
Manajemen FUJI menunjuk PT Erdhika Elit Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.Sebelum IPO, saham FUJI dimiliki oleh Indovalue Capital Asset Management Ltd sebanyak 80 persen dan sisanya dipegang PT Charnic Capital Tbk (NICK).
Anita menyebutkan, FUJI berkeinginan untuk mengembangkan pembiayaab pada sektor energi terbarukan, khususnya solar panel. Dia menambahkan, FUJI memandang sektor ini memiliki peluang yang besar, terlebih lagi Kementerian ESDM sudah mengeluarkan izin pemasangan roof-top bagi rumah tangga, BUMN dan pemerintah daerah. (*)
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More
Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More