Jakarta – PT First Indo American Leasing Tbk (FINN) resmi melakukan pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).
First Indo American menjadi emiten ke 544 yang mencatatkan saham pertama di Bursa sekaligus emiten ke 9 yang melakukan pencatatan saham di tahun 2017.
Pada pembukaan perdagangan, saham FINN tercatat dibuka naik hingga 69,52% atau 73 poin ke level Rp178 per lembar saham. Harga tertinggi Rp178 dan harga terendah Rp178.
Direktur Utama First Indo American Leasing Sumartono Mardjuki, mengatakan dengan mencatatkan saham perdana dia berharap akan meningkatkan kinerja perusahaan, terutama mengingat kondisi ekonomi saat ini.
“Hari ini sejarah bagi kami dengan persiapan 6 bulan. IPO ini diharapkan dapat mendorong kinerja perusahaan ke depan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum optimal,” terangnya di BEI Jakarta, Kamis, 8 Juni 2017.
Dirinya pun berharap, pihaknya mampu memanfaatkan peluang-peluang yang dapat menumbuhkan kinerja perusahaan dengan menjadi perusahaan terbuka.
“Ini suatu hal positif membuka peluang di pasar. IPO ini bukan tujuan akhir dari perseroan,” tambahnya.(*)
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More