Ilustrasi: Saham BBRI mengalami kenaikan 61,5 kali setelah 20 tahun melantai di BEI. (Foto: Erman)
Jakarta–PT Bank Artos Indonesia Tbk (Bank Artos) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pagi ini.
Saat diperdagangkan saham Bank Artos berhasil dibuka naik 9,85% atau sebesar Rp13 ke Rp145 per saham. Saham Bank Artos sempat naik ke harga tertinggi dilevel Rp150 per saham dengan frekuensi sebanyak 56 kali dan volume 17 ribu lot.
“Kami bersyukur bahwa proses penawaran umum perdana saham kami direspon dengan positif oleh masyarakat,” kata Direktur Utama Bank Artos, Reinantha Yaputra di Jakarta, Selasa, 12 Januari 2016.
Harga penawaran saham Bank dengan kode emiten ARTO ini sendiri, sebelumnya ditetapkan Rp132 per saham dan menjadi emiten pertama yang mencatatkan sahamnya di tahun 2016.
Adapun jumlah saham yang dicatatkan di Bursa sebesar 1,19 miliar. Saham itu terdiri dari saham pendiri sebesar 952,93 juta saham.
Selain itu, bank yang berdiri sejak 1992 ini melepas 241,25 juta saham ke publik dengan nilai nominal Rp100. Diperkirakan total dana IPO yang dikantongi Bank Artos sebesar Rp 31,85 miliar. (*) Dwitya Putra
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More