Jakarta–PT Bintraco Dharma Tbk (Bintraco), perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan, dealer resmi, dan jasa-jasa termasuk jasa pembiayaan, resmi melepas saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 150 juta saham baru pada awal Maret lalu.
Pada periode 2011-2015, Bintraco mencatat rata-rata pertumbuhan total aset sebesar 23,6 persen disertai pertumbuhan total ekuitas per tahun sebesar 20,9 persen. Adapun untuk pencapaian pendapatan usaha per September 2016, Bintraco mencatat kenaikan sebesar 23,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY).
Dalam usaha pengembangan bisnisnya, Bintraco fokus pada usaha yang telah dijalankan sembari secara konsisten meningkatkan sinergi pada konsentrasi bisnis, yaitu di bidang otomotif dan jasa pembiayaan. Hal tersebut dapat dijalankan secara optimal dengan SDM yang berkualitas, sistem informasi yang terintegrasi dan perencanaan keuangan yang solid. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More