Masuk Bursa, Ancara Logistics (ALII) Bidik Pendapatan Rp2 Triliun di 2024

Jakarta – PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) sebagai anak usaha Grup Bakrie, setelah melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini (7/2) menargetkan pendapatan naik Rp2 triliun di tahun 2024.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Direktur Utama ALII, Faisal Mohamad Nur, usai melakukan pencatatan saham di Jakarta, 7 Februari 2024.

“Proyeksi kita untuk 2024 tuh sekitar Rp2 triliun pendapatan, bottom line sekitar Rp900 miliar,” ucap Faisal.

Baca juga: 4 Emiten Baru Melantai di BEI, Harga Sahamnya Kompak Naik

Komisaris ALII, Aninditha Anestya Bakrie, menambahkan bahwa, rencana ALII untuk tahun ini adalah akan menambah sekitar 15 kapal tongkang dan 20 kapal tunda.

“Pada saat ini armada yang kami miliki 36 tongkang akan bertambah di Februari sekitar 42 (kapal) dan Insya Allah di akhir tahun bisa menjadi 60 tongkang sungai dan sekitar 70 kapal tunda,” ujar Aninditha dalam kesempatan yang sama.

Adapun dalam IPO tersebut, ALII telah menerbitkan sekitar 3,2 miliar saham kepada publik yang mewakili 20 persen dari saham beredar perusahaan, di mana harga saham dipatok Rp272 per saham, dan akan meraih dana segar mencapai Rp860,9 miliar.

Baca juga: Gara-Gara Ini, Harga Saham Bank Mandiri Tembus Rekor Tertinggi ke Level Rp6.900

Sekitar 75 persen dana hasil IPO akan dialokasikan sebagai pinjaman untuk anak perusahaannya, yaitu PT Mahakam Coal Terminal (MCT) yang akan digunakan MCT untuk pembayaran sebagian utang.

Selain itu, 21,44 persen dana akan dialokasikan untuk akuisisi 15 kapal tongkang sungai baru, dengan sisanya akan digunakan untuk modal kerja ALII. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah ke 8.141, Mayoritas Sektor Terkoreksi

Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More

1 hour ago

Bank KBMI 3 di Antara Goliath dan David, Jalan Tengah yang Paling Diuji

Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More

2 hours ago

Fundamental Solid, Permata Bank Siap Penuhi Free Float 15 Persen

Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More

2 hours ago

BEI Prioritaskan 49 Emiten Besar Penuhi Aturan Free Float 15 Persen

Poin Penting BEI mulai pilot project kenaikan free float 15 persen dengan menyasar 49 emiten… Read More

2 hours ago

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sepanjang 2025 Capai 5,11 Persen

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 tumbuh 5,11 persen… Read More

3 hours ago

Restitusi Pajak 2026 Diperkirakan Rp270 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan nilai restitusi pajak pada 2026 sebesar Rp270 triliun. Proyeksi… Read More

3 hours ago