Balikpapan–Tidak hanya eksis di Pulau Jawa, Sumatera, Bali, dan Indonesia Timur, UangTeman juga menjadi layanan pinjaman berbasis teknologi (financial technology/fintech) pertama yang melayani masyarakat di Balikpapan. Balikpapan diharapkan bisa memberikan kontribusi bisnis 5 persen dari target nasional sebesar Rp100 miliar.
Kehadiran UangTeman per 15 Mei 2017 lalu, diharapkan bisa menjadi solusi tepat bagi pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kota Balikpapan. Sehingga turut mendongkrak laju perekonomian masyarakat setempat.
Rio Quiserto, Deputy CEO UangTeman mengatakan, langkah ekspansi ke Kalimantan adalah bagian dari visi UangTeman untuk membantu para pelaku UKM yang selama ini selalu dipersulit untuk memperoleh pembiayaan dari perbankan maupun lembaga keuangan konvensional lainnya.
Menurutnya, masyarakat di Kota Minyak tersebut hanya tinggal mengakses website www.uangteman.com maupun dari aplikasi mobile baik di Play Store atau App Store untuk mengajukan aplikasi pinjamannya. “UangTeman siap menjangkau lebih dari 700 ribu jiwa di Balikpapan, atau sekitar 22 persen dari keseluruhan penduduk di Kaltim,” tuturnya dalam keterangan pers Kamis, 22 Juni 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Jakarta - Banyak orang masih percaya bahwa penyakit kritis hanya untukusia lanjut. Selama tubuh terasa kuat dan aktivitas berjalan normal, risiko kesehatan sering dianggap sebagai kekhawatiran “nanti saja”. Padahal, tren global menunjukan cerita berbedayang mana penyakit kritis kini juga sering terjadi pada usia produktif. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 16 September 2025 mencatat bahwa penyakit tidak menular menyebabkan 74… Read More
Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More
Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More