Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Jumat, 13 Juni 2025, ditutup lanjut melemah ke level 7.158,12 setelah dibuka di level 7.204,37 atau turun 0,64 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 17,00 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 837 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp7,69 triliun.
Kemudian tercatat terdapat 347 saham terkoreksi, sebanyak 244 saham menguat dan sebanyak 210 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Belum Mampu Rebound, IHSG Dibuka Melemah ke Level 7.174
Selanjutnya, hampir seluruh sektor juga mengalami pelemahan, dengan sektor teknologi turun 1,54 persen, sektor keuangan merosot 1,17 persen, sektor transportasi melemah 0,90 persen, sektor non-siklikal turun 0,87 persen, dan sektor infrastruktur merosot 0,83 persen.
Selain itu, sektor kesehatan melemah 0,69 persen, sektor siklikal turun 0,63 persen, sektor properti merosot 0,45 persen, sektor industrial melemah 0,34 persen, dan sektor energi turun 0,22 persen.
Sementara itu, hanya sektor bahan baku yang mengalami penguatan 0,90 persen, didukung oleh naiknya saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebanyak 3,15 persen.
Baca juga: IHSG Bakal Bergerak di Level 7.150-7.250, Ini Katalisnya
Adapun indeks-indeks bursa Asia juga kompak melemah, dengan Hang Seng Index turun 0,70 persen, Shanghai Composite Index Shanghai merosot 0,72 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo melemah 1,13 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Sri Mulyani Indrawati resmi ditunjuk sebagai anggota dewan pengurus (governing board) Gates Foundation… Read More
Poin Penting OJK mendata seluruh aset dan mengaudit keuangan DSI periode 2017–2025 terkait dugaan gagal… Read More
Poin Penting JTPE menargetkan pertumbuhan penjualan dua digit pada 2026, didukung kinerja solid hingga kuartal… Read More
Poin Penting OJK menerbitkan POJK 31/2025 untuk memperkuat tata kelola dan pengawasan Bursa Efek serta… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan kelanjutan paket ekonomi pada 2026 untuk menghadapi tantangan global, meningkatkan kualitas… Read More
Poin Penting Indonesia agresif masuk pasar perdagangan global dengan bergabung ke IEU CEPA, CEPA Kanada,… Read More