Market Update

Masih Loyo, IHSG Kembali Dibuka Terkoreksi di Level 7.204

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (2/4) indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali dibuka terkoreksi ke level 7.204,78 dan sempat menyentuh 7.194,45 sebagai level terendahnya.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 233,98 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 21 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp239,21 miliar.

Baca juga: IHSG Diprediksi Bergerak Mixed, Intip Sentimennya

Kemudian, tercatat terdapat 120 saham terkoreksi pada perdagangan IHSG pagi ini. Lalu, sebanyak 154 saham menguat dan sebanyak 230 saham tetap tidak berubah.

Sebelumnya, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP, mengatakan bahwa IHSG secara teknikal hari ini, berpotensi rebound jika kuat bertahan di level support 7.200.

“Hari ini IHSG berpotensi rebound jika kuat bertahan di support 7200, dengan level support berada di 7.170-7.200 dan level resistance berada di 7.230-7.250,” ucap Fanny dalam risetnya di Jakarta, 2 April 2024.

Lalu, pada perdagangan kemarin (1/4) Wall Street ditutup bervariasi dengan dua dari tiga indeks utama melemah di perdagangan awal pekan ini, dengan indeks Dow Jones ditutup turun 0,60 persen menjadi 39.566,85, indeks S&P 500 melemah 0,20 persen ke 5.243,77 dan indeks Nasdaq Composite menguat 0,11 persen ke 16.396,83.

Koreksi pada bursa saham Amerika Serikat (AS) itu terjadi karena terdorong kekhawatiran investor mengenai waktu penurunan suku bunga Federal Reserve setelah data manufaktur yang lebih kuat dari perkiraan mendorong imbal hasil US Treasury lebih tinggi.

Baca juga: Usai IPO, Harga Saham AREA Berhasil Naik 20 Poin

Sementara, mayoritas bursa Asia-Pasifik ditutup beragam pada perdagangan kemarin, di tengah sikap investor yang sedang menimbang dampak dari bangkitnya kembali sektor manufaktur China.

Adapun, hal itu tercermin dari Indeks Shanghai China melesat 1,19 persen, indeks Straits Times Singapura naik 0,34 persen dan KOSPI Korea menguat tipis 0,04 persen. Sedangkan untuk indeks Nikkei 225 Jepang merosot 1,40 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Perjanjian RI-AS Dinilai Merugikan, Celios Layangkan 21 Poin Keberatan ke Prabowo

Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More

4 hours ago

BSI Bidik 1 Juta Nasabah dari Produk Tabungan Umrah

Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More

6 hours ago

Teknologi Bata Interlock Percepat Hunian Korban Banjir Padang

Poin Penting PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan 36.000 bata interlock presisi untuk pembangunan… Read More

6 hours ago

OJK Serahkan 3 Tersangka Dugaan Tindak Pidana di BPR Panca Dana ke Kejaksaan

Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More

8 hours ago

BSI Tabungan Umrah Jadi Solusi Alternatif Menunggu Haji

Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More

9 hours ago

Bos OJK: Banyak Pejabat Internal Ikut Seleksi Dewan Komisioner

Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More

10 hours ago