Market Update

Masih Loyo, IHSG Dibuka Turun 0,06 Persen ke Level 6.219

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (19/3) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah ke level 6.219,54 atau turun 0,06 persen dari posisi 6.221,19.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 260,17 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 18 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp272,37 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 116 saham terkoreksi, sebanyak 153 saham menguat dan sebanyak 227 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Berpotensi Lanjut Melemah, Ini Sentimen Pemicunya

Sebelumnya, Panin Sekuritas, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal berpotensi untuk melanjutkan pelemahannya menuju level support di rentang 6.265-6.355.

“Ada kemungkinan IHSG berisiko melanjutkan pelemahan menuju support selanjutnya di range 6.265-6.355.

Di sisi lain, resistance terdekat berada pada MA5 dan MA20 di sekitar 6.545-6.615,” ucap Manajemen Panin Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 19 Maret 2025.

Pada perdagangan kemarin (17/3) IHSG ditutup melemah 248,56 poin atau turun 3,84 persen ke level 6223,39, tertekan oleh melemahnya saham DCII, BREN dan BBCA.

Baca juga: IHSG Terjun Bebas, Bagaimana Gerak Saham Big Banks?

Sementara itu, dari sisi investor asing telah mencatatkan Net Foreign Sell Rp2,57 triliun pada perdagangan pasar reguler.

Adapun, sepanjang perdagangan tersebut, tercatat 118 saham menguat, 554 saham koreksi, dan 139 saham ditutup stagnan tidak mengalami perubahan harga. (*)

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

14 mins ago

Mendes Minta Setop Izin Baru Alfamart-Indomaret di Desa, Ini Alasannya

Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More

23 mins ago

Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Dinilai Berisiko Bebani APBN, Celios Rekomendasikan Hal Ini

Poin Penting Celios menilai rencana pengiriman 8.000 pasukan RI ke Gaza berisiko mempersempit ruang fiskal… Read More

33 mins ago

Dorong Ekonomi Sirkular, ALVAboard dan Rekosistem Kerja Sama Kelola Sampah Kemasan

Poin Penting ALVAboard dan Rekosistem bekerja sama membangun sistem pengelolaan sampah kemasan terintegrasi untuk mendukung… Read More

58 mins ago

Bank BJB Tawarkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026, Kupon hingga 6,30 Persen

Poin Penting Bank BJB menerbitkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026 dengan kupon hingga 6,30% dan… Read More

1 hour ago

Transaksi QRIS Melesat, Tumbuh 131,47 Persen di Januari 2026

Poin Penting Transaksi QRIS tumbuh 131,47% YoY per Januari 2026, didorong peningkatan pengguna dan merchant.… Read More

1 hour ago