Jakarta – Kuasa hukum Sjamsul Nursalim (SN), Maqdir Ismail mengungkapkan absennya SN dari panggilan KPK lebih karena masalah kesehatan. Ia mengatakan kesehatan SN sedang bermasalah.
“Yang jadi problem apakah kepulangan itu akan baik atau tidak terhadap kesehatan.
Pulangnya beliau atau tidak, tergantung kesehatan beliau, apakah dokter membolehkan,” kata Maqdir di Hotel Grand Sahid Jakarta, Rabu, 19 Juni 2019.
Menurut Maqdir, selama ini kliennya orang yang sangat taat hukum. Hal itu dibuktikan dari upaya SN dalam menyelesaikan masalah ini lewat master settlement and acquisition agreement (MSAA) atau perjanjian penyelesaian kewajiban pemegang saham pengendali BDNI, melalui penyerahan aset melalui akuisisi aset oleh BPPN yang mewakili pemerintah.
“Saya tidak bisa menyampaikan ia akan hadir atau tidak. Saya hanya bisa sampaikan, beliau orang yang taat hukum, dan selama ini tidak melawan kebijakan-kebijakan pemerintah. Dan itu dilakukan lewat MSAA,” ujarnya.
Sementara Otto Hasibuan, yang juga kuasa hukum SN menyampaikan soal panggilan, alamat SN sudah jelas dan KPK juga tau.
Pihaknyapun tidak bisa menjanjikan kliennya akan memenuhi panggilan, karena ia mewakili kliennya untuk perkara perdata.
“Kalau soal pidana kita belum mendapat kuasa itu,” jelasnya.
Seperti diketahui, SN dan istrinya, Itjiu Nursalim, telah ditetapkan tersangka oleh KPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia ( BLBI).
Semenjak menjadi saksi hingga kini, Sjamsul dan istri tak pernah memenuhi panggilan. DIketahui keduanya kini berada di Singapura. (*)
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More